Angka Kecelakaan Kerja Nasional Naik 3 Tahun Terakhir, Apa Upaya Pemerintah?

pekerja pabrik
Ilustrasi pekerja pabrik Indonesia. (Foto: Sekretariat Kabinet RI)

Jakarta, blok-a.com – Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) , 3 tahun terakhir angka kecelakaan kerja meningkat.

Pada 2022, angka kecelakaan kerja nasional terjadi sebanyak 298.130 kasus. Kondisi itu, meningkat dibanding 2020.

Maka dari itu Kementerian Ketenagakerjaan RI, menggelar anugerah penghargaan K3 di 2023 di The Opus Ballroom, The Tribata Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Kamis (22/6/2023).

Untuk penghargaan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) diberikan kepada 1.749 perusahaan, untuk kecelakaan nihil (zero accident) kepada 1.812 perusahaan, untuk program pencegahan dan penanggulangan (P2) HIV Aids di tempat kerja ada 498 perusahaan, dan penghargaan P2 Covid-19 di tempat kerja kepada 1.016 perusahaan.

Menurut Menaker RI, Ida Fauziyah, kondisi lingkungan kerja yang aman, nyaman, kondusif, dan sehat akan dapat meningkatkan produktivitas kerja.

“Dari situ alasan kami mendorong perusahaan secara kontinyu menerapkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja secara konsisten,” kata Ida.

Menaker RI, Ida Fauziyah mengapresiasi terhadap perusahaan hingga gubernur yang telah membina program K3 dengan baik.

“Kita tahu, pengawasan K3 itu jadi upaya untuk ketenagakerjaan yang berpengaruh pada produktivitas kerja. Terima kasih kepada perusahaan dan gubernur yang telah membina program K3,” ucapnya.

Salah satu gubernur yang menerima penghargaan sebagai pembina K3 terbaik nasional adalah Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Terhitung sudah 5 kali berturut-turut Gubernur Khofifah meraihnya.

Menaker Ida Fauziyah berharap, semua aspek kelesamatan dan kesehatan kerja menjadi perhatian khusus dan budaya bagi pemerintahan dan perusahaan.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menerima penghargaan sebagai pembina K3 Terbaik Nasional di 2023 ini. Istimewanya, penghargaan ini kali kelimanya diterima sejak 2019.

Penghargaan kali ini diterima Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mewakili Gubernur Khofifah.

Di tempat lain, Khofifah, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi semua pihak yang mengutamakan K3 dalam pekerjaan.

Baik perusahaan, karyawan, tenaga kerja, serta Pemkab/Pemko yang turut andil dalam memberikan pembinaan.

“Alhamdulillah ini ke lima kalinya kami mendapatkan penghargaan sebagai Pembina K3. Terima kasih atas seluruh sinergi berbagai pihak yang tetap menjadikan K3 sebagai prioritas bersama,” ungkap Khofifah, Jumat (23/6/2023) di Grahadi.(kim/lio)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?