blok-A.com – Sego Ketar-Ketir merupakan salah satu kuliner malam di Kota Malang yang menawarkan aneka ragam lauk dengan sambal khas dan wajib dicoba bagi kalangan pecinta makanan pedas.
Meski baru saja melakukan grand opening, Sego Ketar-Ketir ini mampu memikat dan mendatangkan banyak pengunjung. Tak sedikit pula dari mereka yang rela untuk antri panjang demi menikmati kuliner pedas satu ini.
Meskipun tergolong sebagai makanan pinggir jalan, kualitas dari Sego Ketar-Ketir ini tak perlu diragukan lagi. Cita rasa dari lauk dan sambalnya seolah menjadi magnet hingga menarik banyak pelanggan.
Menu Sego Ketar-Ketir
Nama Sego Ketar-Ketir sendiri sudah menandakan bahwa kuliner tersebut pasti tak jauh dari makanan pedas. Ya, Sego Ketar-Ketir memang menyediakan aneka menu pedas mulai dari cumi hitam, ayam kuah pedas, beef shortplate, dan belut goreng.
Aneka menu tersebut bisa dihidangkan dengan sambal khas dari Sego Ketar-Ketir yaitu sambal terasi dan sambal hijau yang disiram dengan minyak panas sehingga menciptakan rasa yang nampol. Selain itu, terdapat menu pelengkap seperti mie dan orek tempe.
Di Sego Ketar-Ketir ini, pengunjung bisa mengkombinasi berbagai lauk tersebut menjadi satu porsi makanan atau bisa juga memilih salah satu lauk dari 4 pilihan lauk yang disediakan.
Harga dari Sego Ketar-Ketir ini juga tergolong ramah di kantong pelajar maupun mahasiswa. Satu porsi makanan ini hanya dihargai sekitar Rp 15 hingga 18 ribu saja.
Harga tersebut sangat sebanding dengan kualitas dan citarasa makanan yang dijamin akan memanjakan lidah setiap penikmatnya.
Lokasi Sego Ketar-Ketir
Sego Ketar-Ketir ini berlokasi di Jalan Soekarno – Hatta, Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, tepatnya disebelah outlet Bakso Damas Suhat.
Kalian bisa menemukan stand Sego Ketar-Ketir ini di sebelah kiri jalan jika berjalan dari arah Dinoyo. Tempat ini buka mulai pukul 19.00 malam hingga persediaan makanannya habis.
Kalangan mahasiswa pasti tak asing lagi dengan lokasi tersebut. Karena pada dasarnya, Suhat memang pusat berkumpulnya aneka macam kuliner mulai dari kuliner ringan hingga berat.
Letaknya yang tak jauh dari beberapa kampus membuat daerah ini kerap dipadati oleh pemuda-pemuda yang berasal asli dari Malang ataupun rantauan luat kota.
(hen/bob)










Balas
Lihat komentar