Kota Batu, blok-a.com – Sejak hari Kamis 29 Desember 2022, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Batu gencarkan razia pengguna dan pengedar zat tropika itu.
Kapolres Batu, AKBP Oskar Syamsuddin, melalui Kasat Narkoba Polres Batu, AKP Achmad Zainuddin menyampaikan bahwa pihaknya ingin memastikan Kota Batu bebas narkoba meski sedang dibanjiri wisatawan.
“Kami rasa penting kiranya, mengantisipasi untuk bisa mendeteksi penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Batu menjelang tahun baru 2023,” jelas Zainudin.
Lebih dari itu, langkah deteksi dini ini sebagai upaya pencegahan, pemberantasan dan penyalahgunaan narkoba. Untuk situasi kondusif dan bebas dari pengaruh bahaya narkoba.
“Malam pergantian tahun baru, identik dengan euforia. Kami hanya tidak ingin kecolongan dengan terjadinya aktivitas penyalahgunaan narkoba,” imbuh dia.
Sekadar informasi, sejak selumbari Satresnarkoba Polres Batu telah menyasar beberapa tempat yang disinyalir menjadi akses dan daerah rawan peredaran dan konsumsi narkoba.
Test urine dilakukan petugas kepada penghuni tempat kost, aktivitas masyarakat di terminal, dan karyawan hiburan malam di wilayah hukum Polres Batu.
Dalam razia yang telah dilakukan dua hari ini, sekira 25 pengemudi di Terminal Kota Batu dilaporkan positif. Demikian pula 3 karyawan tempat hiburan malam terdeteksi zat adiktif.
Kendati demikian, dari semua terduga pengguna narkoba, tidak didapatkan adanya barang bukti (BB) narkoba.
Selanjutnya, semua orang yang diamankan dari dua tempat tersebut, diserahkan pada Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Batu untuk dilakukan pendampingan.
“Sekira 28 orang kami serahkan ke BNN. Hari ini kami tetap melanjutkan razia, dan berharap semoga tidak ada lagi yang positif narkoba,” tandas Zainuddin.
Beberapa tempat hiburan malam dan pusat keramaian pada malam pergantian tahun, dipastikan tidak akan luput dari pengawasan Satresnarkoba Polres Batu. (doi/lio)










Balas
Lihat komentar