Blok-a.com – Seorang pemuda laki-laki CAN (23), warga Kompleks Gading Tutuka II, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung tewas mengenaskan setelah mengalami penusukan oleh orang tak dikenal (OTK), Jumat (11/11/2022).
Penusukan tersebut berawal dari seseorang yang mengenakan jaket ojol masuk ke dalam rumah korban melalui pintu dapur tanpa permisi. Pemilik rumah (korban) pun berhasil memergoki aksi pelaku yang mencoba menerobos rumahnya.
Setelah ketahuan, pelaku lantas menusuk korban hingga beberapa kali. Terdapat empat luka tusukan ditubuh korban yang diantaranya perut, dada, punggung, dan lengan.
Warga yang mengetahui hal tersebut lantas menghubungi rumah sakit dan kepolisian. Tak lama setelah mendapat laporan, petugas kepolisian dan ambulance pun tiba di tempat kejadian.
Korban kemudian dilarikan ke RSUD Soreang. Namun sayang, dalam perjalanan menuju rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia. Ia pun kemudian dibawa ke RS Sartika Asih untuk dilakukan autopsi.
Wakasatreskrim Polresta Bandung, AKP Joko Prihatin, mengatakan setelah menusuk korban sebangak empat kali, pelaku yang mengenakan jaket ojol itu kemudian pergi meninggalkan lokasi kejadian.
“Setelah melakukan penusukan, pelaku yang mengenakan jaket ojol kabur. Sosok pelaku terekam kamera CCTV di rumah warga,” kata Wakasatreskrim Polresta Bandung AKP Joko Prihatin.
Menurut informasi yang beredar, sebelum melakukan penusukan, pelaku diketahui warga sempat mondar-mandir di sekitar lokasi kejadian.
Lebih lanjut AKP Joko Prihatin menjelaskan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan beberapa barang bukti di antaranya kain yang berlumuran darah dan sebuah pisau yang diduga digunakan pelaku untuk menusuk korban.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lanjutan terkait identitas dan motif pelaku menusuk korban. Namun, kini polisi telah melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku.
Sebagai informasi tambahan, CAN merupakan mahasiswa Universitas Padjajaran angkatan 2018. Ia diketahui tengah menempuh pendidikannya di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (fisip).
Hal tersebut diketahui melalui laman Instagram resmi @universitaspadjajaran. Dalam postingannya Unpad mengunggah ucapan duka cita lengkap dengan foto korban.
(hen/bob)










Balas
Lihat komentar