Blok-A.com – Rudolf Tobing, pelaku pembunuhan seorang wanita di Apartemen Pramuka, Jakarta Pusat, mengunggah sebuah tulisan di akun instagram-nya @rudolftobing_.
Unggahan tersebut berisi sebuah tafsir dari ayat dalam Alkitab, yaitu 1 Korintus 15 ayat 33. Tafsir yang disebarkan dalam gambar tersebut adalah “Kebahagiaan datang saat engkau mengeliminasi teman burukmu, dan menstabilkan kebiasaan baikmu.”
Dalam unggahan tersebut, Rudolf menambahkan caption yang merangkum kalimat tersebut.
“Jangan korbankan kebiasaan baikmu hanya untuk setia kepada teman burukmu,” ujarnya dalam unggahan tersebut.
Rudolf dan Icha (korban), atau Ade Yunia Rizabani, adalah teman sepelayanan di sebuah gereja. Rudolf di bagian pelayanan ceramah, sedang Icha berada di pelayanan musik.
Rudolf adalah orang yang mengidap small town syndrome. Ia merupakan korban dari sebuah dunia sempit, dimana mereka hanya hidup dan memiliki pandangan yang terbatas pada satu lingkungan saja.
“Small town syndrome adalah sebutan buat org2 beginian. Mrk bisa sebut & saling mengingatkan prinsip menolong org2, tapi mrk terperangkap di dunia gereja dan tdk pernah berada di tengah org2 luar utk eksekusi tolong-menolong tsb atau hal lain,” ujar @SammiSoh dalam utas nya yang diunggah pada Sabtu (22/10/2022).
Salah satu dampak terbesar bagi penderita small town syndrome adalah amplikasi yaitu perasaan seseorang yang berlebihan tanpa disadari. Misalnya hutang budi sehingga kepatuhan kepada pemimpin (dalam hal ini pemimpin gereja) jadi ekstremis, atau ketidaksukaan yang seharusnya sepele menjadi berlebihan.










Balas