Jombang, blok-a.com – Sebuah mobil minibus Suzuki Ertiga milik warga Jombang raib pada Jumat pagi (11/4/2025), sekitar pukul 09.30 WIB.
Kejadian ini dilaporkan terjadi di kawasan rumah makan di Desa Janti, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang.
Saat itu, korban bernama Ahmad Kafani Hasan (79), warga Jalan Irian Jaya, Cukir, Diwek, Jombang, yang datang dari arah utara, singgah untuk sarapan di Rumah Makan Rawon Janti. Ia memarkir mobilnya tidak jauh dari lokasi rumah makan.
Menurut keterangan korban, tiba-tiba datang seorang pria tak dikenal yang mengaku sebagai juru parkir.
Pria tersebut menyampaikan bahwa posisi parkir mobil korban menghalangi kendaraan lain dan meminta kunci mobil untuk memindahkannya.
Tanpa curiga, korban menyerahkan kunci kepada pria tersebut. Namun, setelah menerima kunci, pria itu justru membawa kabur mobil korban.
Mobil yang hilang merupakan Suzuki Ertiga tipe G tahun 2016 warna abu-abu metalik dengan nomor polisi S 1812 YZ.
Kapolsek Mojoagung, Kompol Yogas, membenarkan adanya laporan kehilangan mobil tersebut. Polisi langsung melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.
“Korban tidak curiga saat pelaku meminta kunci mobil dengan mengaku sebagai tukang parkir yang berniat merapikan posisi mobil yang menghalangi mobil lain,” jelasnya.
Informasi hilangnya mobil ini juga cepat menyebar melalui laporan warga di media sosial dan siaran radio lokal.
Salah satu pendengar SS FM, Hamzah, melaporkan bahwa mobil tersebut terlihat melaju di wilayah Kedamean, Gresik, sekitar pukul 10.23 WIB.
Hamzah mengaku mengikuti mobil tersebut dari belakang dan turut membagikan informasinya kepada polisi.
Polisi akhirnya menemukan mobil tersebut terparkir di depan sebuah rumah di Dusun Buyuk, Desa Bringkang, Kecamatan Menganti, Gresik.
Pihak kepolisian yang tiba di lokasi melakukan penyelidikan terkait siapa yang terakhir mengendarai dan meninggalkan mobil di lokasi tersebut.
Tak lama kemudian, polisi menemukan pelaku yang bersembunyi di bawah kolong kandang ayam.
Diketahui pelaku bernama Suprayitno (57) warga Gresik. Kini kasusnya masih dalam penyelidikan Polres Jombang.(sya/lio)









