Bojonegoro, blok-a.com – Seorang petugas parkir dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro yang baru saja diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), diduga membobol kotak amal Musholla Nurut Tijarot yang berada di tengah kawasan Pasar Kota Bojonegoro.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu malam (27/7/2025), saat hujan deras mengguyur kawasan pasar.
Aksi pembobolan terekam kamera CCTV dan videonya tersebar luas di masyarakat. Sejumlah pedagang di dalam pasar diketahui menyaksikan kejadian itu, namun tidak berani bertindak langsung.
Ketua paguyuban pedagang Pasar Kota Bojonegoro membenarkan bahwa pelaku adalah petugas parkir Dishub yang baru saja diangkat menjadi P3K.
“Memang ada yang tertangkap, dari seorang petugas parkir Dishub yang baru diangkat menjadi P3K,” ujarnya kepada awak media.
Ia mengatakan, kotak amal musala dibobol dengan cara dipukul menggunakan batu bata.
“Kemarin malam setelah Isya, wilayah pasar kota diguyur hujan. Saat itulah katanya kotak amal musala dipukul pakai batu bata,” jelasnya.
Ia mengaku baru mengetahui kejadian tersebut keesokan harinya, setelah mendapatkan informasi oleh sang istri.
“Saya baru tahu setelah salat Duhur, setelah dikabari istri. Katanya, pencuri kotak amal sudah ketangkap. Kemudian saya langsung ke pasar,” tambahnya.
Hingga saat ini, terduga pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian dan tengah menjalani proses di Mapolsek Bojonegoro Kota.
Ketua paguyuban mengungkapkan bahwa dirinya saat ini tengah berada di kantor polisi bersama pihak keluarga pelaku.
“Ini saya masih di Polsek, Mas, bersama pihak keluarga,” ujarnya.
Ia juga menuturkan bahwa aksi pencurian di kawasan pasar bukan yang pertama kali terjadi.
“Terhitung sejak Januari 2025 hingga Juli ini, sudah lima kali terjadi pencurian di sekitar pasar kota. Oleh karena itu, mungkin sangat wajar kalau warga atau para pedagang di pasar ini merasa resah,” ungkapnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait proses hukum lebih lanjut terhadap terduga pelaku. (sil/lio)








