Kota Malang, blok-a.com – Dua orang remaja yang masih berusia 20 tahunan terekam kamera CCTV saat mencuri besi seberat 200 Kilogram di Pasar Besi yang terletak Jalan Peltu Sujono, Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun Kota Malang.
Aksi dua pelaku pencurian besi yang mengendarai sepeda motor matik jenis Yamaha Fazzio berboncengan terekam CCTV saat beraksi viral di media sosial (medsos).
Peristiwa pencurian pipa besi
sepanjang 2 meter dengan berat 200 kilogram yang dilakukan oleh pelaku, terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, Selasa (15/10) dini hari kemarin lusa.
Bagas (25) pemilik lapak mengungkapkan, dirinya baru mengetahui saat membuka lapaknya.
“Saya baru mengetahui saat membuka lapak sekitar pukul 08.00 WIB, dan melihat di tumpukan yang ada di depan lapak, ternyata satu buah pipa besi sudah tidak ada,” kata Bagas, Kamis (17/10/2024).
Mengetahui satu buah pipa besinya tidak ada dilokasi, dirinya menayakan ke karyawannya apakah besi itu laku dijual. Namun para karyawan menjawab tidak tahu.
“Merasa penasaran saya langsung mengecek ke rekaman CCTV dan ternyata pipa besi miliknya dicuri oleh dua orang pelaku yang masih remaja dengan mengendarai
motor matik jenis Yamaha Fazzio berboncengan,” bebernya.
Berdasarkan dari rekaman CCTV, kedua pelaku masuk ke area pasar dari arah utara lalu putar balik dan sempat berhenti di salah satu lapak pedagang lainnya.
“Sepertinya, pelaku ini juga mau mencuri di lapak pedagang yang lain. Namun mungkin karena besinya berat-berat, akhirnya pelaku tidak jadi lalu beralih menyasar ke lapak saya,” imbuhnya.
Dirinya menerangkan, bahwa pelaku berniat untuk beraksi mencuri. Karena untuk mengaburkan jejak, pelaku mencopot nomor polisi (nopol) yang ada di bagian depan kendaraannya.
Jadi, pelaku ini berboncengan naik Yamaha Fazzio warna merah tanpa nopol depan, sedangkan nopol belakangnya tidak terbaca jelas karena kena silau lampu rem,” ungkapnya.
Atas kejadian tersebut, Bagas mengalami kerugian hingga mencapai Rp 3 juta dan aksi pencurian ini belum dilaporkan ke polisi.
“Belum saya laporkan ke polisi. Namun, saya sengaja viralkan di media sosial dengan harapan agar pedagang yang lainnya bisa lebih berhati-hati,” terang Bagas
Bagas juga menambahkan, bahwa pelaku dengan ciri-ciri yang sama telah beberapa kali beraksi mencuri di Pasar Besi.
“Pada Minggu (6/10/2024) lalu, ada tiga lapak yang menjadi sasaran dan salah satunya adalah lapak saya. Ciri-cirinya pun sama dan sepertinya pelaku ini sudah paham dan sudah terbiasa mengangkat besi yang berat,” tukasnya









