Kota Malang, blok-A.com – Dampak dari premi BPJS gratis, ternyata sudah dirasakan oleh masyarakat Kota Malang.
Di tahun 2021, Pemkot Malang di era Wali Kota Malang, Sutiaji meng-cover sebanyak 276.000 jiwa dengan biaya sekitar Rp300 miliar untuk meratakan kesehatan individu di Kota Malang dari premi BPJS gratis.
Tim redaksi Blok-A.com, menemui salah satu pasien yang memiliki kolesterol tinggi di Puskesmas Rampal Celaket Malang.
Yayuk (54) adalah salah satu penerima manfaat dari program tersebut. Dia selalu rutin untuk mengecek penyakitnya, yakni kolestrol di Puskesmas Rampal Celaket Malang.
Dengan menggunakan kaos merah, dia sendirian ke Puskesmas. Dia memeriksakan kolestrolnya, rutin setiap bulannya.
“Jadi saya punya kolesterol tinggi, selalu cek setiap bulan. Jika saya tidak mendapat BPJS gratis, kemungkinan saya akan bayar untuk berobat,” ujarnya ke blok-A.com, Kamis (21/07/2022).
Semua pemeriksaan ia lalui. Mulai dari pengambilan sampel darah dari jari-jarinya hingga konsultasi, dia lakukan untuk mengecek kadar kolestrol. Dia pun mengaku pelayanan di Puskesmas Rampal Celaket ini cukup ramah. Meskipun menggunakan BPJS, Yayuk dilayani dengan cepat dan diarahkan dengan baik. Sehingga dia butuh waktu 10 menit lalu selesai.
“Iya mas selesai gak sampai 15 menit. Cepat dan ramah mulai dari admin di depan hingga perawat dan dokternya semua melayani dengan baik,” katanya.
Ia berpendapat bahwa program penggratisan BPJS dari Pemkot Malang ini cukup membantu dirinya. Obat kolestrol yang diambilnya di apotek jadi gratis. Dia mengaku bisa berhemat Rp 50 ribu setiap kali periksa dan mengambil obat.
“Bermanfaat sekali, saya kesini tidak bayar. Meskipun ambil obat di apotik juga tidak bayar,” tutur Yayuk.
Terpisah, seorang lansia Sulismiasih (65) menjelaskan bahwa BPJS gratis ini sangat bermanfaat untuk kebutuhan dirinya yang lain. Dia mengaku harus berobat rutin di Puskesmas. Sebab sejak tiga bulan lalu, matanya sudah rabun dan perlu perawatan medis.
“Uangnya bisa kepakai untuk belanja mas, terus ini mata saya buram sudah 3 bulan. Selalu pakai BPJS gratis untuk berobat,” tutupnya.
Kepala Puskesmas Rampal Celaket, Dr. Moh. Ali Sahib membenarkan bahwa program UHC/BPJS gratis ini merupakan pembiayaan Pemkot Malang.
“Sangat membantu dan baik untuk menunjang kesehatan masyarakat secara menyeluruh dan sesuai amanat visi misi walikota dan visi misi Puskesmas RAMKET, masyarakat sehat secara mandiri dan mempermudah akses kesehatan,” tutup Ali. (mg1/bob)










Balas
Lihat komentar