Suami Jebloskan Istri ke Penjara Gegara Botol, Begini Ceritanya

Madiun, blok-a.com - Perempuan berinisial SV (40), tidak menyangka bisa duduk di kursi pesakitan hanya karena masalah melempar botol ke suaminya TK (43). 
Madiun, blok-a.com - Perempuan berinisial SV (40), tidak menyangka bisa duduk di kursi pesakitan hanya karena masalah melempar botol ke suaminya TK (43). 

Madiun, blok-a.com – Perempuan berinisial SV (40), tidak menyangka bisa duduk di kursi pesakitan hanya karena masalah melempar botol ke suaminya TK (43). 

Pada persidangan di Pengadilan Negeri Kota Madiun, terdakwa mengaku lemparan itu sama sekali tidak terkena wajah suami, TK. Seingatnya, jenis botol yang ia gunakan yakni air mineral 330 mililiter ukuran kecil. 

Kejadian sepele itu berawal ketika SV memindahkan sejumlah barang miliknya dari rumah di Jalan Sudirman, ke ruko yang dikelola suaminya beralamat Jalan Bali Kota Madiun.

Melihat aktivitas tersebut, TK mengembalikan barang milik SV serta melarangnya, dengan alasan tidak nyaman dan sesak.

Merasa tersinggung atas perbuatan suaminya, timbulah cekcok mulut. Pada saat momen inilah terdakwa spontan mengambil botol bekas air mineral dan melemparkan ke arah suami.

“Botol air mineral itu habis saya pakai buat minum obat. Jadi terpental dan tidak kena suami,” ujar SV.

Di satu sisi, juga diputar rekaman CCTV kejadian yang disaksikan Ketua Majelis Hakim Rahmad Kaplale, dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kristhina Setyowatie.

Atas perbuatan terdakwa, JPU membacakan dakwaan dengan pasal 44 ayat 4 UU nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

“Ancaman pidana penjara paling lama 4 bulan atau denda paling banyak Rp5.000.000,” pungkasnya.

Sementara itu kuasa hukum terdakwa Ratna Indah, menuturkan, peristiwa tersebut terjadi pada 17 Desember 2022.

“Posisinya sudah malam hari, di luar jam operasional toko. Dilaporkan sama suaminya Maret 2023. Baru dua tahun menikah, sama sama janda dan duda. Sempat audiensi tapi berakhir jalan buntu karena bersikukuh memenjarakan istrinya,” tandasnya.(why/lio)

SV saat dimintai keterangan di Pengadilan Negeri Madiun.

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?