Banyuwangi Blok A – SPT (28) pemuda asal Desa Proyonangganuara, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah tewas tenggelam di perairan Ketapang, Banyuwangi usai menggelar pesta minuman keras. Korban ditemukan di kedalaman 7 meter.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Nasrun Pasaribu melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tanjungwangi AKP Ali Masduki mengatakan peristiwa ini terjadi pada Selasa (12/4/2022) sekitar pukul 13.00 siang.
Korban bersama empat rekannya sesama Anak Buah Kapal (ABK) menggelar pesta Miras disekitar pelabuhan Ketapang.
“Usai menggelar pesta Miras, dua rekan korban berpamitan untuk berbelanja, sedangkan korban bersama satu rekannya tetap di tempat tersebut,” kata AKP Ali Masduki, Rabu (13/4/2022).
Ketika dua rekannya berpamitan hendak berbelanja, korban kepada rekannya berpamitan untuk buang air besar di pinggir pantai. Setelah itu, dua rekan yang berpamitan belanja sudah datang dan kembali menggelar pesta Miras.
“Ditunggu-tunggu sekitar 30 menit korban tidak ada kembali. Salah satu rekan korban merasa curiga. Kemudian mendatangi korban yang berpamitan BAB itu. Saat tiba ditempat kejadian, korban tidak ada ditempat, hanya menemukan sandal korban,” ujarnya.
Lanjut AKP Ali Masduki, melihat korban tidak ada, hanya menemukan sandalnya saja, rekan korban langsung berteriak minta tolong.
“Korban ditemukan di kedalaman 7 meter, kemudian bkorban dibawa kepermukaan, dalam keadaan tidak sadar diri,” terangnya.
Untuk menyelamatkan korban, rekan dan warga setempat memberikan pertolongan dengan cara membaringkan tubuh korban agar mengeluarkan air yang ada di tubuh korban. Sayangnya, usaha tersebut tidak membuahkan hasil. Korban tidak bergerak sama sekali. Melihat kondisi korban seperti itu, warga langsung melaporkan kasus ini ke polisi.
“Mendapat laporan dari masyarakat, Petugas KKP langsung datang, dan kondisi korban saat petugas tiba di TKP sudah tidak bernyawa. Dan kami langsung membawa korban ke RSUD Blambangan untuk dilakukan tindakan medis,” pungkasnya. (Aras Sugiarto)










Balas
Lihat komentar