,Blok-a.com – Pernahkah Anda terbangun tengah malam, entah karena ingin buang air kecil, suara yang mengganggu, atau bahkan tanpa alasan jelas? Ternyata, kebiasaan ini bisa menjadi sinyal bahwa tubuh Anda sedang dalam kondisi yang tidak optimal, terutama dalam hal keseimbangan hormon.
Dokter Prama Aditya, seorang dokter yang sering berbagi informasi kesehatan melalui akun Instagram-nya @drpramaaditya, menjelaskan lebih dalam mengenai fenomena ini dan dampaknya terhadap kesehatan.
Menurut Dokter Prama, bangun di tengah malam bisa disebabkan oleh tingginya kadar hormon kortisol dalam tubuh. Kortisol adalah hormon stres yang seharusnya berada pada level rendah saat malam hari, guna mendukung proses tidur yang berkualitas.
Pada malam hari, tubuh seharusnya memproduksi lebih banyak hormon melatonin yang memfasilitasi tidur dan pemulihan. Namun, jika kortisol tetap tinggi, tidur kita terganggu, dan kita pun bisa terbangun di tengah malam.
“Itu salah satu gejala hormon kortisol kamu di malam hari ketinggian. Harusnya kortisol itu di malam hari itu rendah supaya badan tuh bisa bikin hormon melatonin dan akhirnya badan kita bisa istirahat, bisa refresh buat besoknya,” ujar Dokter Prama.
Dokter Prama menjelaskan bahwa tingginya kadar kortisol di malam hari bisa disebabkan oleh berbagai faktor stres yang menumpuk selama hari.
“Tapi kalau misalkan kita kebangun di tengah malam, dan okelah relatif bisa tidur lagi, tapi tetap itu pertanda badan kamu itu sudah sangat terbebani sama stresnya,” jelasnya.
Misalnya, stres karena pola makan yang buruk, olahraga berlebihan, atau pikiran yang terus menerus aktif, seperti overthinking, multitasking, atau merasa ada banyak hal yang belum selesai. Semua ini memberi tekanan pada tubuh dan mempengaruhi kualitas tidur kita.
Jika kebiasaan bangun tengah malam ini terjadi terus-menerus, maka dampaknya bisa sangat merugikan bagi kesehatan. Dokter Prama memperingatkan bahwa stres kronis yang mengganggu kualitas tidur dapat berujung pada berbagai masalah kesehatan.
Bagi wanita, hal ini bisa berhubungan dengan masalah siklus menstruasi yang tidak teratur atau bahkan kesulitan hamil. Sementara bagi pria, gangguan tidur yang berkelanjutan dapat memengaruhi kualitas sperma dan menyebabkan rasa lemas di pagi hari.
Dr. Prama menyarankan agar jika kebiasaan bangun tengah malam ini terjadi secara berulang, Anda sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. Ini penting untuk mendeteksi dan mengatasi sumber stres yang mungkin belum terlihat, serta untuk mencegah masalah kesehatan yang lebih serius di masa depan.
“Kalau kamu udah sampai kebangun di tengah malam terus-terusan, coba segera cek ke dokter ya soalnya itu udah harus dibenerin,” kata Dokter Prama.
“Kalau nggak, lama-lama bakal muncul banyak keluhan. Kalau cewek biasanya seputaran siklus mens nggak teratur atau susah hamil. Kalau yang cowok bisa aja spermanya nggak bagus atau sering merasa lemas di pagi harinya,” pungkasnya. (hen)









