Blok-a.com – Selain menyebabkan gangguan paru-paru, ternyata asap rokok dapat mempengaruhi kesehatan reproduksi, khususnya kualitas sperma dan sel-sel ovarium
Hal tersebut dijelaskan oleh dokter Tirta melalui salah satu video unggahan di TikTok pribadinya @tirtacipeng.
Menurut dokter Tirta, meskipun asap rokok tidak langsung menyebabkan kemandulan, paparan asap ini dapat memperburuk kualitas sperma dan sel-sel ovarium. Asap rokok yang terhirup bisa merusak kualitas sel reproduksi, yang akhirnya memengaruhi kesuburan.
“Benar, asap rokok itu mengandung zat, bukan hanya nikotin, tapi berbagai zat lainnya. Nah, karena dibakar, itu menjadi karsinogenik dan akan mempengaruhi kualitas sperma,” ujar dokter Tirta.
Adapun sperma yang sehat bisa dilihat dari beberapa faktor penting, antara lain daya tahan hidup, kemampuan bergerak, dan motilitas (kemampuan sperma untuk berenang menuju sel telur).
Ketika seseorang merokok secara berlebihan, kualitas sperma mereka dapat menurun. Dokter Tirta menjelaskan bahwa merokok secara berlebihan dapat membuat sperma lebih lemah, dengan daya tahan hidup yang rendah dan kemampuan bergerak yang buruk. Hal ini akan mengurangi peluang sperma untuk membuahi sel telur dan menyebabkan kesulitan dalam proses pembuahan.
“Jadi, bukan menyebabkan mandul secara langsung, tapi memperburuk kualitas sperma dan kualitas sel-sel ovarium. Jika kamu merokok secara berlebihan, sperma itu kan dilihat dari kemampuan daya tahan hidup, kemampuan bergerak, dan kemampuan motil,” jelasnya.
Lebih lanjut, dokter Tirta menjelaskan bahwa dampak buruk dari asap rokok ini tidak hanya terjadi pada perokok aktif, tetapi juga pada perokok pasif, yaitu mereka yang terpapar asap rokok meskipun tidak merokok.
“Ini bisa terjadi baik pada perokok aktif maupun pasif, dan itu juga berlaku tidak hanya untuk asap rokok, tapi juga polusi,” pungkasnya. (hen)









