Siapkan Motor Perubahan, Pemkab Bojonegoro Gelar Seleksi Pemuda Pelopor

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono saat menyampaikan pesannya usai membuka Talkshow dan Sharing Session Pemuda Pelopor Kabupaten Bojonegoro Tahun 2026 di Ruang Angling Dharma, Kamis (6/3/2026) (foto: ist)
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono saat menyampaikan pesannya usai membuka Talkshow dan Sharing Session Pemuda Pelopor Kabupaten Bojonegoro Tahun 2026 di Ruang Angling Dharma, Kamis (6/3/2026) (foto: ist)

Bojonegoro, Blok-a.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus menyiapkan generasi muda sebagai motor perubahan daerah melalui program Pemuda Pelopor.

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono secara resmi membuka Talkshow dan Sharing Session Pemuda Pelopor Kabupaten Bojonegoro Tahun 2026 di Ruang Angling Dharma, Kamis (5/2/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya penjaringan talenta muda berprestasi yang telah memiliki karya nyata minimal satu tahun di berbagai bidang strategis. Mulai dari ketahanan pangan, inovasi teknologi, seni budaya, pendidikan, lingkungan hidup, hingga pariwisata.

Para peserta terpilih nantinya akan dipersiapkan untuk mengikuti seleksi Pemuda Pelopor tingkat Provinsi Jawa Timur dan nasional.

Mengusung tema “Mewujudkan Kemandirian Pemuda Melalui Pemuda Pelopor di Kabupaten Bojonegoro”, kegiatan ini tidak sekadar seremonial.

Talkshow dan sharing session dirancang sebagai rangkaian proses mulai dari seleksi awal, pendampingan, hingga coaching. Agar potensi terbaik pemuda dapat tumbuh dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Peserta kegiatan berasal dari berbagai unsur. Antara lain media, perguruan tinggi, organisasi kepemudaan dan komunitas, ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), guru pembina kesiswaan. Serta Forum Pemuda Pelopor yang selama ini aktif bergerak di bidang ketahanan pangan, teknologi inovatif, seni budaya, pengelolaan sumber daya alam, lingkungan hidup, pariwisata, dan pendidikan.

Pesan Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono

Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menegaskan bahwa program ini bukan agenda rutin tahunan. Namun, merupakan langkah strategis untuk menjawab persoalan nyata di tengah masyarakat melalui gerakan pemuda yang tumbuh dari bawah.

“Pemuda berhak atas perjuangannya sendiri untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Mental yang tangguh harus dilatih sejak dini, karena perubahan besar selalu dimulai dari keberanian dan konsistensi,” ujar Setyo Wahono, seperti dirilis Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bojonegoro.

Dia juga menekankan bahwa dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro serta kolaborasi lintas sektor, pemuda pelopor mampu menggerakkan kemandirian ekonomi yang tidak hanya berdampak bagi diri sendiri, tetapi juga bagi lingkungan sekitarnya.

“Calon pemuda pelopor harus menjadi agen perubahan. Dimulai dari dirinya sendiri, lalu memberi manfaat bagi orang lain melalui kemauan kuat dan kerja keras,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Bojonegoro memberikan penekanan khusus kepada para camat yang hadir.

Menurutnya, tanggung jawab camat sejatinya sama dengan kepala daerah. Yakni membuka ruang diskusi, mendorong inovasi, serta menginisiasi gerakan kepemudaan di wilayah masing-masing.

“Masa depan Bojonegoro ditentukan oleh bagaimana kita menggerakkan pemuda hari ini,” tandasnya.

Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan talkshow dan sharing session bersama para narasumber inspiratif yang merupakan Pemuda Pelopor Kabupaten Bojonegoro. Mereka yang telah meraih prestasi juara di tingkat provinsi dan nasional berbagi pengalaman, tantangan, serta strategi membangun gerakan yang berdampak berkelanjutan. (sil/ova)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com