Kirab Budaya 80 Tahun PMI, Gresik Jadi Pusat Semangat Relawan Muda se-Jawa Timur

Kontingen Kabupaten Gresik, Peserta Jumbara Jatim 2025 bertepatan dengan HUT ke-80 Palang Merah Indonesia (PMI).(ist)
Kontingen Kabupaten Gresik, Peserta Jumbara Jatim 2025 bertepatan dengan HUT ke-80 Palang Merah Indonesia (PMI).(ist)

Gresik, blok-a.com – Kabupaten Gresik mendadak ramai. Ribuan anggota Palang Merah Remaja (PMR) dari berbagai daerah di Jawa Timur tumplek blek di Lapangan Wisma Ahmad Yani Semen Gresik, Rabu (17/9/2025).

Mereka datang untuk mengikuti Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) PMR Tingkat Provinsi Jawa Timur yang digelar selama lima hari.

Ajang yang bertepatan dengan HUT ke-80 Palang Merah Indonesia (PMI) ini dibuka langsung Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, didampingi Ketua PMI Jatim Imam Utomo dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Emil menyampaikan, Jumbara bukan sekadar kumpul-kumpul pelajar. Lebih dari itu, acara ini disebutnya sebagai kawah candradimuka untuk mencetak kader relawan muda yang tangguh, berdaya saing, dan peduli pada sesama.

“PMR harus jadi garda terdepan dalam membangun jiwa kemanusiaan,” kata Emil.

Tak berhenti di lapangan, rangkaian acara juga merambah ke Pendopo Rumah Dinas Bupati Gresik. Suasananya makin guyub dengan hadirnya jajaran PMI Jatim seperti Dewan Kehormatan PMI Supriyanto, Wakil Ketua Subagio, hingga Ketua Bidang Relawan Zainal Abidin. Dari tuan rumah, tampak Ketua PMI Gresik H. Achmad Nadlir bersama jajaran.

Sebagai bentuk nyata kepedulian, PMI Jatim membagikan 50 paket sembako untuk masyarakat yang membutuhkan. Sementara itu, parade budaya dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur menjadi magnet tersendiri. Kostum warna-warni, tarian tradisional, hingga pesan-pesan sosial menghiasi jalannya parade.

PMR Kabupaten Gresik sendiri tampil dengan tema “Mari Kita Mengurangi Penyebaran Penyakit.” Pesan itu dibalut lewat atraksi budaya sekaligus ajakan menjaga kebersihan lingkungan.

Bupati Fandi Akhmad Yani menyebut, PMI punya posisi strategis di bidang kemanusiaan. Sinergi dengan Pemkab, kata dia, sudah lama terjalin dan terbukti memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Semoga PMI semakin konsisten menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan dan hadir membantu masyarakat, khususnya di Gresik,” ujar Gus Yani.

Sementara itu, Ketua PMI Jatim Imam Utomo mengungkapkan Jumbara ini bukan sekadar seremonial. Lebih jauh, acara ini jadi ruang untuk menempa kader PMR yang nantinya bakal berkompetisi hingga tingkat nasional.

“PMI lahir untuk mengabdi pada kemanusiaan. Tugas ini tidak akan pernah selesai, selama manusia masih membutuhkan uluran tangan,” tandas Imam.(ivn/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com