KAI Daop 8 Ingatkan Penumpang Antisipasi Kemacetan Saat Pawai Mojobangkit di Kota Mojokerto

Situasi penumpang yang keluar masuk Stasiun (foto: Blok-a.com/Syahrul Wijaya)
Situasi penumpang yang keluar masuk stasiun (foto: Blok-a.com/Syahrul Wijaya)

Mojokerto, Blok-a.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mengimbau seluruh pelanggan yang akan menggunakan layanan kereta api dari Stasiun Mojokerto pada Sabtu (27/6/2026) untuk mengatur waktu keberangkatan menuju stasiun lebih awal.

Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi kepadatan lalu lintas akibat pelaksanaan Pawai Kebudayaan Mojobangkit dalam rangka Hari Jadi ke-108 Kota Mojokerto.

Pawai budaya tersebut dijadwalkan dimulai pukul 13.00 WIB dengan rute Sky Walk Alun-Alun Kota Mojokerto, Jalan Mojopahit, Jalan Bhayangkara, hingga berakhir di depan Balai Kota Mojokerto.

Sekitar 1.080 peserta dari berbagai unsur akan ambil bagian, mulai Drumband Gita Jala Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL), pelajar, sanggar seni, hingga masyarakat umum.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan kegiatan berskala besar itu diperkirakan akan meningkatkan volume kendaraan di sejumlah ruas jalan yang menjadi akses menuju Stasiun Mojokerto.

Karena itu, pelanggan diharapkan tidak berangkat mendekati jadwal keberangkatan kereta agar memiliki waktu yang cukup untuk proses check-in dan boarding.

“Kami mengimbau pelanggan agar mengalokasikan waktu perjalanan lebih awal menuju Stasiun Mojokerto. Potensi kepadatan lalu lintas selama berlangsungnya Pawai Kebudayaan Mojobangkit bisa memengaruhi waktu tempuh. Datang lebih awal akan membuat proses boarding lebih nyaman dan menghindarkan pelanggan dari risiko tertinggal kereta,” kata Mahendro.

Ia menjelaskan, imbauan tersebut juga mempertimbangkan meningkatnya jumlah penumpang selama masa libur sekolah. Saat ini, Stasiun Mojokerto rata-rata melayani sekitar 1.190 pelanggan setiap hari, terdiri atas 580 penumpang berangkat dan 610 penumpang tiba.

Jumlah tersebut meningkat sekitar 10 persen dibandingkan hari biasa yang rata-rata melayani 1.079 pelanggan per hari, yakni 514 penumpang berangkat dan 565 penumpang datang.
Menurut Mahendro, kenaikan jumlah pelanggan menunjukkan kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan ramah lingkungan.

Selain mengingatkan pelanggan untuk mengantisipasi kemacetan, KAI Daop 8 Surabaya juga menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan Pawai Kebudayaan Mojobangkit yang dinilai mampu mengangkat potensi budaya sekaligus meningkatkan kunjungan wisata ke Kota Mojokerto.

Pelanggan juga diminta memanfaatkan jalur alternatif apabila diperlukan, memastikan tiket dan identitas telah disiapkan sebelum berangkat, serta menggunakan aplikasi Access by KAI untuk memperoleh informasi perjalanan kereta secara langsung.

“Kami berharap seluruh pelanggan dapat merencanakan perjalanan dengan baik, tiba di stasiun paling lambat 30 menit sebelum jadwal keberangkatan, sehingga perjalanan tetap aman, nyaman, dan tepat waktu di tengah berlangsungnya agenda budaya Kota Mojokerto,” tutup Mahendro.(Sya)

Exit mobile version