Surabaya, blok-a.com – Berdasarkan data pada Minggu (26/1/2025) puku 09.00 WIB, KAI Daop 8 Surabaya mencatat sebanyak 205.102 pelanggan yang telah memesan tiket untuk menikmati libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan libur Isra Miraj dan juga Imlek.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menjelaskan bahwa dari jumlah tersebut, tercatat sebanyak 102.802 pelanggan berangkat dan 102.300 pelanggan turun di wilayah Daop 8 Surabaya.
Jumlah ini masih akan terus bertambah karena penjualan tiket masih berlangsung.
“Dari data tersebut pelanggan dengan keberangkatan dari Daop 8 Surabaya didominasi dengan tujuan Jakarta, Semarang, Bandung, Yogyakarta, dan Banyuwangi,” terangnya.
Adapun pelanggan paling favorit pada periode libur tersebut yakni, pada Jumat (24/1), penumpang yang naik 22.955, dan yang turun 18.553. Sabtu (25/1) penumpang yang naik 24.381, yang turun 21.084.
Minggu (26/1), penumpang yang naik 17.373, yang turun 16.550. Senin (27/1), penumpang yang naik 13.054, yang turun 15.460. Selasa (28/1), penumpang yang naik 12.214, yang turun 14.137. Dan Rabu (29/1), jumlah penumpang yang naik sebanyak 12.825, yang turun 16.516.
PT KAI mengimbau bagi masyarakat yang akan menikmati libur panjang tersebut dan melakukan perjalanan dengan kereta api, dapat segera melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI ataupun channel penjualan resmi lainnya.
Sementara itu, penanganan terhadap rintang jalan akibat luapan air yang mengakibatkan terganggunya perjalanan Kereta Api di km 32+5/7 pada petak jalan antara Stasiun Gubug dan Stasiun Karangjati, Kabupaten Grobogan wilayah Daop 4 Semarang terus dilakukan.
Pada Minggu hingga waktu yang belum dapat ditentukan, terdapat 14 KA keberangkatan maupun kedatangan di Stasiun Surabaya Pasar Turi yang akan mengalami perubahan pola operasi melalui Surabaya Pasar Turi – Gambringan – Gundih – Brumbung – Semarang, atau melalui Surabaya Pasar Turi – Solo Jebres – Gundih – Brumbung.
”Imbas adanya perubahan pola operasi ini berakibat bertambahnya jarak dan waktu tempuh, serta kelambatan kedatang di stasiun tujuan dengan rentang waktu kelambat 90 sampai dengan 120 menit,” kata Luqman.
KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas adanya kelambatan ini.
“Sebagai kompensasi, para pelanggan terdampak akan dibagikan service recovery sesuai Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor PM 63 Tahun 2019 tentang Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang dengan Kereta Api,” terangnya.
Disamping itu, para pelanggan yang telah melakukan pembelian tiket, namun ingin membatalkan perjalanannya dapat melakukan pengembalian (refund) tiket melalui stasiun pelayanan tiket terdekat, dan bea tiket akan dikembalikan 100 persen (di luar biaya pemesanan).
Dari data sementara tercatat sebanyak 1.804 penumpang telah melakukan pembatalan tiket di berbagai stasiun wilayah Daop 8 Surabaya, dengan rincian pembatalan terbanyak di stasiun Surabaya Pasar Turi.
Stasiun Bangil sebanyak 39 penumpang, stasiun Bojonegoro 448 penumpang, stasiun Lamongan 186 penumpang, stasiun Malang 9 penumpang, stasiun Malang Kota Lama 2 penumpang, stasiun Mojokerto 8 penumpang, stasiun Surabaya Pasar Turi 690 penumpang, stasiun Sidoarjo 96 penumpang, stasiun Surabaya Gubeng 289 penumpang, stasiun Wlingi 2 penumpang, dan stasiun Wonokromo sebanyak 35 penumpang.
“Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Customer Service KAI di stasiun atau Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai. id, atau media sosial KAI121,” pungkas Luqman Arif.(sya/lio)








