Banyuwangi, blok-a.com – Memasuki awal Desember, mendekati Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, geliat perdagangan hewan ternak sapi dan kambing di Pasar Hewan Glenmore, Banyuwangi terpantau mulai mengalami peningkatan, Jumat (1/12/2023).
Koordinator Pasar Daerah (Pasda) Glenmore, Slamet Budiono mengatakan, memasuki minggu pertama bulan Desember ini, jumlah sapi yang dibawa pedagang mengalami peningkatan namun tidak signifikan.
“Alhamdulillah, hari ini jumlah hewan ternak sapi dan kambing, yang dibawa ke pedagang ke Pasar Hewan Glenmore mengalami peningkatan tetapi tidak signifikan,” kata Slamet Budiono.
Di hari-hari pasaran biasa, yakni tiap hari Jumat, jumlah sapi yang dibawa para pedagang ke Pasar Hewan Glenmore rata-rata sebanyak 150 ekor.
“Untuk hari ini, meskipun petugas juru pungut restribusi masih belum selesai melakukan tugasnya karena masih pagi, diperkirakan jumlah ternak sapi yang datang mengalami lonjakan sekitar 20-30 ekor,” ujar Slamet Budiono.
Hanya saja, untuk pembeli dari luar kota, jika biasanya pembeli sapi di Pasar Hewan Glenmore 5 sampai 6 truk, hari ini menurun hanya 3 truk.
“Menurunnya jumlah pembeli dari luar kota tersebut disebabkan oleh harga jual sapi yang tidak stabil. Mereka takut rugi,” terangnya.
Dari hasil pantauan, saat ini harga jual sapi jantan kecil Rp7 hingga Rp8 juta per ekor. Sapi jantan tanggung Rp10 sampai Rp11 juta per ekor. Sedangkan untuk sapi jantan besar harganya Rp12,5 juta sampai Rp13,5 juta per ekor.
“Harga tersebut yang menentukan kondisi sapinya. Di hari-hari biasa harga jual sapi masih stabil, hari ini saat mendekati Nataru harga jual sapi masih labil,” pungkas Slamet Budiono. (kur/lio)










Balas
Lihat komentar