Berkah Musim Hujan, Omset Pedagang Jas Hujan di Malang per Bulan 7,5 Juta

Lapak pedagang jas hujan yang meraih omset jutaan saat musim penghujan di Kota Malang (blok-A.com/Defrico Alfan)
Lapak pedagang jas hujan yang meraih omset jutaan saat musim penghujan di Kota Malang (blok-A.com/Defrico Alfan)

Kota Malang, Blok-a.com – Musim hujan di Kota Malang, membawa keberkahan tersendiri bagi pedagang jas hujan. Seperti diketahui, jas hujan merupakan kebutuhan primer bagi para pengendara sepeda motor, terutama dalam menghadapi musim hujan.

Dari data yang dihimpun blok-A.com, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam siaran persnya mengatakan bahwa Kota Malang dan Batu diguyur hujan pada akhir September dan awal Oktober. Puncak musim hujan area Kota Malang dan Batu diprediksi akan terjadi pada bulan Desember 2022 hingga Januari 2023.

BMKG juga memprediksi bahwa Kota Malang akan mengalami hujan ringan hingga lebat dalam minggu terakhir bulan Oktober. Tercatat pada Selasa (25/10/2022) diprediksi hujan petir dalam suhu udara 23 Celsius.

Lantas, bagaimana penghasilan pedagang jas hujan di Kota Malang? Apakah mengalami omset yang menjanjikan saat musim penghujan? Berikut hasil pantauan blok-a.com di lapangan.

Berkah Musim Hujan di Kota Malang bagi Pedagang Jas Hujan

Selasa (25/10/2022) sekitar pukul 12.00 WIB, blok-A.com menemui salah satu pedagang jas hujan di Jalan Mayjend Panjaitan, Penanggungan, Klojen, Kota Malang.

Terlihat beberapa model jas hujan yang dipasang dalam gerainya. Di samping gerai tersebut, ada seorang bapak tua dengan peci yang dipakainya.

Gunawan namanya. Ia berusia sekitar 71 tahun, dan sudah berjualan jas hujan dari tahun 1981. Benar saja, saat musim penghujan seperti ini, banyak yang membeli dagangannya.

“Alhamdulillah ramai kalau musim hujan mas,” ucapnya.

40 tahun sudah diarungi Gunawan dalam menjajakan jas hujannya. Ia mengatakan jika pelanggannya berasal dari mahasiswa, ataupun orang-orang yang sedang touring motor

“Kebanyakan mahasiswa yang beli, atau orang orang touring. Biasanya kalau hujan gitu, banyak yang minggir untuk beli jas hujan,” ucap Gunawan.

Dalam gerai kecilnya, ia memang menyediakan berbagai macam jas hujan untuk segala kalangan. Mulai dari anak kecil hingga orang dewasa, dengan varian motif dan warna yang bervariasi. Segini harga jas hujan milik Gunawan.

“Saya jual mulai harga Rp 10 ribu – Rp 250 ribu. Yang paling laris itu yang Rp 10 ribu untuk sementara, sama yang harga Rp 50 ribuan,” tutur Gunawan.

Awalnya Kecil, Modal, Hingga Omset Rp 7,5 Juta Sebelum Era Pandemi

Gunawan menceritakan di era sebelum covid-19, tepatnya di 2018, ia pernah mendapatkan omset yang sangat besar menurutnya.

“Paling besar, kalau musim hujan yang deras gitu, bisa mencapai Rp 7,5 Juta per bulannya,” ungkap Gunawan.

Tahun ini mungkin tidak sebaik sebelum era pandemi, namun ia tetap mensyukurinya. Dengan berjualan jas hujan, minimal perbulan Gunawan bisa membawa pulang jutaan rupiah bagi keluarganya.

“Omsetnya per bulannya Rp 2 Juta – 2,5 Juta mas. Terkadang tidak menentu juga,” ucapnya kepada blok-A.com.

Dalam membangun usahanya yang berdiri puluhan tahun itu, modal yang dikeluarkan Gunawan juga tidak sedikit. Ia menjelaskan bahwa Rp 10 Juta adalah modal pertamanya dalam membangun gerai jas hujan.

Saat berbicara dengan blok-A.com, pria asal Madura sejak kecil memang suka berjualan. Ketika menginjak bangku SMP, ia pernah berjualan kaos dan barang-barang lain yang menurutnya bisa dijual.

Terlebih, kecintaannya dalam berdagang bisa membuahkan hasil, seperti gerai jas hujannya tersebut. Akal cerdik sang Gunawan tidak berhenti di jas hujan saja, ia selalu mengganti dagangannya tiap musim berganti.

“Saya itu suka jualan dari kecil mas, pas SMP pernah jualan kaos gitu. Saya tidak hanya jualan jas hujan, tapi ganti dagangan tiap musimnya,” ucapnya.

“Kalau musim hujan, saya jualan jas hujan. Musim kemarau, saya jualan jaket, dan saat agustusan, saya jualan bendera,” ungkapnya.

Sebagai informasi, gerai jas hujan Gunawan berada di daerah Betek, Jalan Mayjend Panjaitan, Penanggungan, Klojen, Kota Malang, sebelah Kantor Arema FC. Gerainya buka setiap hari, dari jam 07.00 pagi – 16.00 sore.
(rco)

Exit mobile version