Blitar, Blok-a.com – Blitaria Expo 2026 yang digelar di kawasan Playground Timur Alun-alun Kanigoro, Kabupaten Blitar, Kamis (6/8/2026), menjadi momen bersejarah bagi dunia usaha daerah.
Di tengah semarak pameran produk unggulan dan UMKM itu, publik untuk pertama kalinya diperkenalkan pada Kopi Jos Jiz, produk kopi asli daerah yang kini digadang-gadang bakal menjadi ikon baru kebanggaan Kabupaten Blitar.
Meski baru diperkenalkan dalam rangkaian pembukaan pameran dan belum resmi diluncurkan, antusiasme pengunjung yang ingin mencicipi cita rasa kopi tersebut sudah terlihat sangat tinggi. Banyak warga yang berharap produk lokal ini benar-benar mampu bersaing kualitasnya dengan berbagai merek kopi ternama di tingkat nasional.
Wakil Bupati Blitar sekaligus pemilik produk Kopi Jos Jiz, H. Beky Herdiansah menjelaskan, peluncuran resmi produk ini akan digelar pada tanggal 8 hingga 9 Agustus 2026 mendatang dengan persiapan yang lebih matang dan kemeriahan yang lebih besar.
“Launching resminya nanti tanggal 8 sampai 9 Agustus. Teman-teman nanti datang saja ke sana, kita siapkan acara yang lebih meriah,” kata Beky di lokasi pameran.
Beky menegaskan, kehadiran Kopi Jos Jiz merupakan salah satu langkah strategis untuk memperkuat daya saing pelaku usaha lokal di tengah gempuran produk luar. Produk ini sepenuhnya merupakan hasil karya anak daerah yang patut dibanggakan.
“Ini sangat andalan. Produk ini asli karya orang Blitar dan menjadi kebanggaan kita. Harapannya mampu bersaing dengan berbagai merek kopi lainnya,” tegasnya.
Dari sisi bahan baku, Beky menjamin seluruh biji kopi yang dipetik dan diolah berasal dari perkebunan di wilayah Kabupaten Blitar, salah satunya dari kawasan Desa Tawangrejo. Saat ini baru tersedia dua varian utama, yaitu kopi murni dan kopi dengan gula, namun pengembangan varian rasa lainnya terus dilakukan.
“Untuk sementara yang diproduksi kopi original dan kopi plus gula. Ke depan tentu akan terus kita kembangkan,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Blitar pun menaruh harapan besar dan optimistis produk ini tidak hanya menguasai pasar lokal, melainkan mampu menembus pasar yang jauh lebih luas.
“Insya Allah pemasarannya tidak hanya di Blitar, tetapi bisa keluar daerah bahkan sampai ekspor,” tandas Beky dengan nada optimis.
Selain menjadi ajang perkenalan produk unggulan, Blitaria Expo 2026 sendiri menghadirkan beragam stan UMKM, kuliner, ekonomi kreatif, serta hiburan masyarakat sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-702 Kabupaten Blitar.
Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperluas akses pemasaran produk-produk lokal hingga ke mancanegara. (jar)




