Banyuwangi, blok-a.com – Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Banyuwangi pada triwulan III 2024 menunjukkan tren positif dengan angka 5,04 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Timur yang mencapai 4,91 persen serta nasional sebesar 4,95 persen.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember, Mohammad Mufid, mengungkapkan data tersebut disampaikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
“Itu adalah data terakhir yang kami peroleh dari BPS, sedangkan untuk data triwulan IV masih belum dirilis,” jelasnya, Selasa (11/2/2025).
Mufid menyebut pertumbuhan ekonomi Banyuwangi yang cukup stabil ini merupakan hasil dari sinergi berbagai pihak dalam mendorong kemajuan daerah.
“Berdasarkan data tersebut, sudah terlihat adanya geliat perekonomian yang bagus,” imbuhnya.
Menurut Mufid, pertumbuhan ekonomi Banyuwangi didorong oleh beberapa sektor utama, terutama sektor keuangan dan pertanian. Selain itu, kontribusi lembaga jasa keuangan juga turut memperkuat pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.
“Pertumbuhan sektor ekonomi turut didorong oleh penguatan dukungan pembiayaan dari lembaga jasa keuangan,” paparnya.
OJK Jember juga menargetkan peningkatan pertumbuhan ekonomi di sektor perikanan dengan menjembatani nelayan agar dapat mengakses pembiayaan dari berbagai lembaga keuangan.
“Kami akan bekerja sama dengan Dinas Perikanan Banyuwangi untuk mencari cara agar ekonomi sektor perikanan ini juga bisa meningkat,” tegasnya.
Selain itu, sektor hulu pertanian dan perikanan juga tengah dikembangkan untuk memperkuat perekonomian daerah.
“Harapannya, hal ini bisa memunculkan pelaku usaha baru di sektor ekonomi,” kata Mufid.
Selain pertumbuhan ekonomi, beberapa indikator sosial di Banyuwangi juga menunjukkan tren positif. Tingkat kemiskinan pada periode yang sama mengalami penurunan dari 7,34 persen menjadi 6,54 persen.
“Kemudian Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang sebelumnya 73,79, naik menjadi 74,30,” pungkasnya. (kur/lio)









