Kisah IRT Kota Malang Bangkit dari Pandemi, Kini Raup Untung Jutaan Rupiah Per-Bulan

Ika Indayani (43) memamerkan produk UMKMnya di UMKM Corner Pasar Kasin, Rabu (6/07/2022) (mg3)


Kota Malang, Blok-A.com- Ika Indayani (34) merupakan IRT yang terkena imbas PPKM 2 tahun yg lalu. Penghasilan rumah tangganya kian menurun akibat Pandemi.

Dia pun mulai memutar otak agar ada tambahan penghasilan untuk kehidupan sehari hari. Akhirnya dia mulai iseng iseng untuk membuat brownis kering.

“Awal mula saya ingin membantu perekonomian keluaraga yang terdampak PPKM 2 tahun yang lalu usaha tersebut saya tekuni hingga sekarang,” ujar Ika.

Ika memiliki beberapa produk, mulai dari kue basah, brownis panggang hingga brownis kering. Ada juga kue basah tapi ika hanya menproduksi jika ada pesanan dari customer saja.

“Saat ini saya hanya berfokus pada brownis kering untuk di masukkan ke UMKM Corner karena bisa tahan lama,” tambah Ika.

Usaha yang di rintis setelah 2 tahun lamanya sekarang sudah membuahkan hasil. Pelanggannya sudah mulai merambah ke beberbagai kota. Bahkan ada yang dari Kalimantan.
“Ada pesanan dari berbagai kota, biasanya lewat whatsapp dari teman teman saya. Yang paling jauh dari Kalimantan,” jelas Ika.

Omasetnya pun menghiyurkan, pemasukan yang di peroleh mencapai kisaran Rp.3 Juta perbulannya.

“Untuk pemasukan setiap tahunnya belum pasti, tapi untuk perbulannya di kisaran angka 3 juta perbulan,” jelas Ika.

Harapan pelaku UMKM setalah adanya UMKM Corner di Pasar Kasin adalah untuk wadah pelaku UMKM mengenalkan produk ke wisatawan Kota Malang dan memberi ruang belajar mengenai pemasaran produk agar lebih luas lagi penjualannya.

“Saya berharap dengan adanya UMKM Corner ini dapat menjadi wadah untuk belajar mengembangkan produk agar lebih di kenal masyarakat luas dan bisa masuk ke tempat oleh oleh Kota Malang,” tutup Ika.
(mg2)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com