KOTA BATU – Ada banyak satwa eksotis yang dirawat dengan baik di taman konservasi satwa Batu Secret Zoo di Jatim Park 2. Salah satunya adalah kera greater spot-noses guenon yang unik dan menggemaskan.
Monyet greater spot-nosed monkey atau putty-nosed monkey adalah salah satu monyet Dunia Lama dengan ukuran paling kecil. Spesies ini berasal dari guenon kelompok C mitis, asli Afrika Barat dan hidup sampai batas tertentu di hutan hujan. Tetapi lebih sering di zona transisi antara hutan hujan dan sabana.
Satwa dengan nama latin Cercopithecus nictitans ini adalah hewan arboreal dan sering dikaitkan dengan monyet dari spesies lain. Kedua nama umum mereka berasal dari penampakan hidung putih monyet ini yang cukup ‘nyentrik’ dan khas.
Spesies monyet ini hidup dalam kelompok yang terdiri dari satu jantan dewasa, sejumlah betina dewasa, dan keturunan tanggungan mereka. Beberapa penelitian baru-baru ini telah dilakukan terhadap perilakunya, dan sebagian besar terkonsentrasi pada komunikasi pendengarannya.
Monyet greater spot-noses guenon jantan menggunakan tiga jenis panggilan yang telah digambarkan sebagai ‘booms’, ‘pyows’, dan ‘hacks’. Panggilan tersebut digunakan dengan sesamanya dalam sejumlah konteks termasuk sebagai panggilan alarm.
Seperti pada beberapa spesies monyet lainnya, struktur akustik dari alarm monyet greater spot-noses guenon yang lebih dikatakan bervariasi sesuai dengan jenis predator yang terlihat.
Monyet tersebut dilaporkan menggabungkan suara yang berbeda menjadi sebuah urutan, yang memiliki arti yang sama sekali berbeda dari suara yang dihasilkannya.
Misalnya, suara “pyow” berarti hewan lain predator darat, seperti macan tutul dan jaguar sedang bersembunyi di dekatnya, serta “hack” berarti hewan terbang, seperti elang, sedang terbang di dekatnya.
Tetapi jika keduanya digabungkan, seperti dalam urutan “pyow pyow hack hack hack hack hack”, mereka memiliki arti yang sama sekali berbeda, seperti “Ayo pergi dari sini dan pindah ke tempat lain”.
Anda dapat menemukan kera greater spot-noses guenon ini di area primata saat pintu masuk Batu Secret Zoo. Di dalam exhibitnya, kera greater spot-nose guenon dibuat senyaman mungkin seperti di habitat aslinya.
Selain greater spot-noses guenon, pengunjung bisa melihat koleksi satwa unik lainnya yang berasal dari berbagai penjuru dunia, seperti White-Lipped Tamarin, Golden Headed Tamarin, hingga Pygmy Marmoset dan ratusan jenis lainnya.










Balas
Lihat komentar