KABUPATEN MALANG – Kader PDIP sekaligus anggota DPR RI Fraksi PDIP, Ribka Tjiptaning mengaku menolak untuk disuntuk vaksin Covid-19.
Penolakan ini pun berbeda sikap dengan Presiden RI Jokowi yang mana juga sebagai Kader PDIP.
Menanggapi perbedaan sikap atas vaksin Covid-19, Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto mengaku seluruh kader PDIP Kabupaten Malang siap mendukung vaksin Covid-19.
Didik menegaskan, ia dan seluruh kader PDIP Kabupaten Malang siap untuk divaksin Covid-19.
“Iya dong mas tidak menolak. Orang Presiden saja sudah divaksin. Jadi kewajiban bagi kami sebagai kader untuk siap disuntik. Semua sosialisasi sudah kami lakukan hingga ke ranting harus siap dong,” ujar ia saat dihubungi Blok-A, Kamis (14/1).
Didik juga menjelaskan, keamanan vaksin tersebut tidak perlu dipertanyakan. Mantan Kepala Desa Tunjungtirto itu yakin terkait keamanan dan kehalalan dari vaksin buatan China itu.
“Iya pemerintah sudah membuktikan keamanannya. Presiden saja kan sudah divaksin. Yakin lah,” kata ia.
Ia pun berpesan agar nantinya di Kabupaten Malang tidak terjadi kegaduhan terkait proses vaksinasi. “Dan ini sudah menjadi tugas eksekutif yaitu pak Sanusi sebagai kader kami (Kader PDIP) untuk melakukan sosialisasi dan meyakinkan warga,” tutupnya.
Sebagai informasi, Ribka Tjiptaning sebelumnya telah secara gamblang menolak divaksin Covid-19 di depan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin.
Ada beberapa alasan yang diungkapkan. Pertama adalah vaksin tersebut belum diujikan kepada orang berusia 60 tahun ke atas. Sedangkan wanita tersebut sudah berumur 61 tahun.
Kedua adalah terkait kemungkinan pembelian vaksin tersebut akan dijadikan lahan bisnis. Sebab, menurutnya impor dilakukan sebelum uji klinis vaksin corona Sinovac rampung.
Untuk itu, bahkan ia berani didenda oleh pemerintah jika ada konsekuensi dari penolakannya.
Sementara itu, atas penolakannya tersebut Ribka mendapat teguran dari Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
Ribka mengaku dimarahi habis-habisan oleh Hasto atas kelakuannya. Namun Ribka mengaku tenang dan mengatakan, kemarahan Hasto adalah sebuah konsekuensi.










Balas