Menyingkap Sejarah Penyanyi Castrato, Seniman yang Rela Dikebiri Demi Kualitas Suara

Alessandro Moreschi
Alessandro Moreschi (kiri) beberapa tahun sebelum meninggal. Foto: Wikipedia

BLOK-A – Seni bernyanyi di Gereja dan Opera merupakan sesuatu yang membudaya di kawasan Eropa, terutama Italia. Para penyanyi diharuskan menguasai teknik olah vokal yang sangat sulit demi meraih performa terbaik. Terdapat beberapa jenis penyanyi yang tampil, salah satunya adalah Castrato.

Kelompok Castrato terdiri dari penyanyi anak-anak bergender laki-laki dengan spesifikasi vokal notasi tinggi. Mereka yang ada di dalamnya harus mengalami proses pengebirian atau Castrati dalam bahasa Italia.

Tujuan diwajibkannya pengebirian adalah demi mempertahankan kualitas suara penyanyi. Seorang penyanyi biasanya akan kesulitan menyanyi nada tinggi begitu memasuki usia remaja. Alhasil, solusi yang dilakukan adalah menghilangkan alat kelamin penyanyi agar mudah menampilkan standar yang diinginkan.

Praktek Castrati populer di Gereja Ortodoks Eropa pada abad ke-18. Di masa itu, perempuan dilarang bernyanyi Gereja. Sejumlah penyanyi hasil pengebirian masih bisa ditemui hingga abad ke-19.

Alessandro Moreschi adalah penyanyi Castrato terakhir yang berhasil didokumentasikan. Ia merupakan penyanyi tetal di Kastil Sistina, Italia. Moreschi meninggal pada 1922 sekaligus mengakhiri praktek Castrato di Eropa.

Dalam artikel yang ditulis Kevin Newton di study.com, dijelaskan bahwa praktek semacam ini sudah lazim ditemui bahkan sejak tahun 400 Sebelum Masehi. Pada masa Kerajaan Bizantium, penyanyi Castrato adalah laki-laki dengan stagnasi kedewasaan akibat pengebirian.

Penyanyi Castrato
Penggambaran penyanyi Castrato di abad ke-11. Foto: Coromoreschi.it

Banyak anak-anak terutama dari kalangan menengah ke bawah kala itu. Pihak Gereja menjanjikan perbaikan ekonomi keluarga bagi siapa saja yang rela jadi penyanyi Castrato.

Sayangnya, tidak semua bisa merasakan janji tersebut. Tidak semua calon Castrato mencapai kualitas vokal yang diinginkan. Alhasil, mereka justru tumbuh sebagai pria yang tidak punya nafsu dan semangat hidup hingga akhir hayat.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com