Hujan Deras Selama Dua Jam, Sejumlah Jalan di Malang Kebanjiran

Img 20201212 Wa0014
Jalan kebanjiran

KOTA MALANG – Hujan deras yang melanda Kota Malang sejak pukul 13.00 WIB membuat beberapa titik jalan mengalami banjir. Di antaranya di Jalan Soekarno Hatta, Jalan Borobudur, Jalan Galunggung, Jalan Raden Intan, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Sudimoro. Namun dari beberapa titik banjir, yang paling parah adalah di Jalan Sudimoro.

Lokasi jalan yang berbentuk cekung dan sungai yang berada di lokasi tersumbat membuat jalan tersebut langsung dipenuhi air hujan. Bahkan jalanan tersebut sempat mengalami banjir hingga ketinggian air mencapai 1,5 meter, karena derasnya hujan dan cukup lama.

Salah seorang warga, Singgih (42) mengatakan kejadian banjir tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Bahkan ia sempat mengingatkan pengendara untuk tidak melintasi daerah tersebut.

“Saat itu genangan air masih kecil, namun lama kelamaan menjadi makin tinggi. Dan sekitar pukul 14.00 WIB, air sudah mencapai hingga 1,5 meter,” ujarnya.

Warga pun langsung segera berinisiatif menutup Jalan Sudimoro. Karena genangan air sudah tinggi dan berbahaya bagi para pengguna jalan.

Sekitar pukul 14.30 WIB, petugas BPBD Kota Malang pun segera datang ke lokasi kejadian untuk mengecek banjir. Bahkan petugas langsung mengangkat sampah yang menyumbat sungai tersebut. Tak berselang lama, banjir yang menggenangi jalan tersebut langsung surut.

Saat ini Jalan Sudimoro dapat berfungsi dengan normal. Dan sudah dapat dilewati kendaraan bermotor. Namun meski begitu, pihak BPBD Kota Malang tetap bersiaga di sekitar Jalan Sudimoro untuk mengantisipasi adanya banjir susulan.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Malang, Alie Mulyanto membenarkan beberapa titik jalan di wilayah Kota Malang mengalami banjir.

“Untuk penyebabnya karena aliran drainase yang tersumbat. Sedangkan pemicunya karena hujan deras yang terus mengguyur Kota Malang dalam waktu yang cukup lama, hingga kurang lebih selama dua jam. Namun saat ini banjir di beberapa titik sudah mulai surut,” ujarnya.

Saat ini pihaknya juga masih terus bersiaga mengantisipasi terjadinya banjir susulan. Tidak hanya dilokasi banjir, namun juga di lokasi lain yang rawan banjir.

“Kami bersinergi dengan DPUPR Kota Malang, DLH Kota Malang, dan Satpol PP Kota Malang dalam rangka GASS (Gerakan Angkat Sampah Dan Sedimen). Sehingga yang kami lakukan saat ini adalah mengangkat sampah dan sedimen yang menyumbat saluran air, sehingga tidak sampai kembali terjadi banjir,” tandasnya.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com