Mojokerto, Blok-a.com – Ledakan terjadi di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Medali 1, Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Kamis (13/8/2026) malam. Peristiwa tersebut mengakibatkan lima orang menjadi korban, tiga di antaranya mengalami luka bakar cukup serius.
Berdasarkan laporan perkembangan bencana bidang kesehatan, peristiwa terjadi sekitar pukul 21.25 WIB saat petugas teknisi sedang melakukan perbaikan tabung gas elpiji di dapur SPPG Medali 1.
Sebelumnya, sekitar pukul 20.00 WIB, petugas perbaikan gas elpiji datang untuk memperbaiki kerusakan pada tabung yang tidak dapat mengeluarkan gas. Setelah dilakukan perbaikan, petugas kemudian mencoba mengeluarkan gas melalui kran pembuangan.
Namun, saat proses tersebut berlangsung, tiba-tiba terjadi ledakan kuat. Ledakan menyebabkan tiga petugas perbaikan mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan antara 40 hingga 90 persen. Selain itu, dua karyawan SPPG mengalami luka ringan.
Plt Kepala Puskesmas Puri, dr. Nurul Maslichana, mengatakan pihaknya langsung memberikan penanganan medis terhadap dua korban yang mengalami luka ringan dan dibawa ke Puskesmas Puri.
“Dua korban mengalami luka ringan dan sudah mendapatkan penanganan di Puskesmas Puri. Sementara untuk korban yang mengalami luka bakar lebih berat dirujuk ke rumah sakit agar mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” ujar dr. Nurul.
Ia menjelaskan, dari lima korban, tiga orang mengalami luka bakar cukup serius sehingga membutuhkan penanganan di rumah sakit.
Ketiga korban tersebut yakni Edy Suyanto, seorang teknisi asal Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, yang mengalami luka bakar sekitar 90 persen dan dirawat di RS Gatoel Kota Mojokerto.
Kemudian Quinlan, teknisi asal Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, mengalami luka bakar sekitar 40 persen dan juga menjalani perawatan di RS Gatoel Kota Mojokerto.
Sementara Piter Nando, 38, seorang sopir asal Porong, Kabupaten Sidoarjo, mengalami luka bakar sekitar 60 persen dan mendapatkan perawatan di RS Sakinah.
Sedangkan dua korban lainnya merupakan karyawan SPPG Medali 1, yakni Maulin Nikmah dan Robiatul Adawiyah. Keduanya mengalami luka ringan dan mendapatkan perawatan di Puskesmas Puri.
“Untuk kondisi korban yang dirawat di Puskesmas, keduanya mengalami luka ringan. Penanganan awal sudah dilakukan dan selanjutnya kondisi mereka tetap dipantau,” jelasnya.
Puskesmas Puri juga menyiagakan personel untuk mendukung penanganan kesehatan pascakejadian. Petugas yang disiagakan terdiri dari satu perawat, satu bidan dan satu pengemudi.
Tidak ada laporan rumah warga yang terdampak maupun korban dari kelompok bayi, balita, ibu hamil, atau lansia. Fasilitas kesehatan yang terdampak juga tidak ada dan tidak terdapat pos pengungsian maupun pos pelayanan kesehatan di lokasi.
Sementara itu, lokasi terdampak dalam kejadian tersebut berada di area dapur SPPG Medali 1, Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.
Hingga laporan awal disampaikan, penanganan terhadap para korban masih dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan sesuai tingkat luka yang dialami masing-masing korban.(Sya)










Balas