Bupati Subandi Lantik 254 Kasek SD/SMP Negeri di Sidoarjo

Bupati Subandi lantik 254 kepala sekolah SD/SMP negeri di Sidoarjo (foto: istimewa)
Bupati Subandi lantik 254 kepala sekolah SD/SMP negeri di Sidoarjo (foto: istimewa)

Sidoarjo, Blok-a.com,- Bupati Sidoarjo, Subandi melantik 254 tenaga pendidik hasil penilaian promosi dan mutasi di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Sidoarjo, Rabu (11/8/2026).

Mereka yang dilantik di Pendopo Delta Wibawa tersebut, terdiri dari Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) , Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kabupaten Sidoarjo.

Dalam pelantikan itu, Bupati Subandi berpesan bahwa kepala sekolah harus mampu memegang teguh tanggung jawab memimpin satuan pendidikan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Sidoarjo.

Karena jabatan kepala sekolah bukanlah tempat mencari kenyamanan, melainkan ruang untuk menunjukkan kinerja terbaik dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan sumber daya manusia.

“Bapak dan ibu kepala sekolah harus ingat, bahwa jabatan ini bukan sekadar posisi, melainkan amanah sebagai pemimpin pembelajaran, penggerak budaya positif, dan penentu arah perubahan,” kata Bupati Subandi.

Dirinya menegaskan, sekolah maju lahir dari kepemimpinan yang mampu menggerakkan guru, memastikan setiap anak mendapat pendidikan bermutu, serta membangun lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak-anak didik.

“Sekolah merupakan bagian penting dari pembangunan Kabupaten Sidoarjo. Peran kepala sekolah di sini, membentuk generasi masa depan melalui pendidikan yang inklusif, transparan, dan akuntabel. Kepala sekolah harus memastikan tidak ada anak Sidoarjo yang putus sekolah karena alasan ekonomi. Karena setiap potensi mendapat kesempatan untuk berkembang,” tandasnya.

Sementara itu Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo, Netti Lastiningsih mengatakan, dari 254 kepala sekolah tersebut, 90 kepala sekolah SD negeri merupakan jabatan hasil promosi. Sisanya hanya bergeser tempat dan tetap menjabat sebagai kepala sekolah. Sedangkan jabatan promosi kepala sekolah SMP negeri diisi sebanyak 12 orang. Sisanya hanya mutasi ke SMP negeri lain, yaitu sebanyak 15 orang.

Menurut dia, poses seleksi pemilihan kepala sekolah dilakukan secara transparan. Serangkaian tahapan mulai seleksi administrasi hingga wawancara telah dilakukan untuk menetapkan seorang ASN lolos menjabat sebagai kepala sekolah. Tim Penilai Kinerja (TPK) dan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) yang menentukan promosi jabatan kepala sekolah.

“Kemudian mutasi juga begitu. Ini juga ada penilaian dari PPK yang dipimpin oleh Ibu Sekda. Kemudian ditetapkan oleh SK Bapak Bupati,” jelasnya.

Proses berikutnya dilaksanakan melalui aplikasi Sistem Informasi dan Manajemen Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan (SIM KSPSTK) dari Kemendikdasmen serta aplikasi dari BKN. Input dua aplikasi itu disinkronisasi sampai keluar pertimbangan teknis (pertek).

“Pertek-nya turun, kemudian baru bisa dilakukan proses pengukuhan hari ini,” bebernya. (Fah)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com

Jurnalis blok-a.com yang memfokuskan liputan pada isu sosial, politik, dan peristiwa terkini di Kabupaten Sidoarjo.