Kota Malang, blok-a.com – Peluang perbaikan Jalan Rajasa, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang melalui bantuan pemerintah pusat semakin terbuka. Usulan rehabilitasi yang diajukan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang telah lolos tahap verifikasi di Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur dan kini tinggal menunggu keputusan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, mengatakan usulan tersebut diajukan melalui skema Inpres Jalan Daerah (IJD). Jika mendapat persetujuan, Pemkot Malang berpotensi memperoleh anggaran sekitar Rp7 miliar.
“Informasinya, di tingkat balai usulan Kota Malang sudah lolos verifikasi. Sekarang prosesnya di Kementerian. Mudah-mudahan bisa lolos sehingga kita mendapatkan bantuan sekitar Rp7 miliar dari Inpres Jalan Daerah,” ujar Dandung, Jumat (17/7/2026).
Ruas yang diusulkan untuk direhabilitasi berada di Jalan Rajasa, mulai sisi timur jembatan kawasan Pasar Gadang hingga simpang tiga Jalan Mayjen Sungkono. Panjang penanganan mencapai sekitar 700 meter pada satu jalur atau sekitar 1,4 kilometer jika menghitung dua jalur jalan kembar.
Menurut Dandung, ini merupakan kali kedua Pemkot Malang mengusulkan rehabilitasi Jalan Rajasa. Pada pengajuan sebelumnya, usulan tersebut belum memperoleh pendanaan karena kalah bersaing dengan daerah lain.
“Kalau tahun kemarin kami belum lolos, karena kalah bersaing dengan daerah lain. Tahun ini kami ajukan lagi dengan harapan bisa mendapatkan bantuan,” katanya.
Apabila disetujui, pekerjaan yang akan dilakukan berupa pelapisan ulang atau overlay aspal setebal sekitar lima sentimeter. Awalnya Pemkot mengusulkan dua lapis overlay, namun hasil evaluasi menunjukkan kondisi jalan masih dinilai cukup baik sehingga hanya direkomendasikan satu lapis.
Selain peningkatan badan jalan, paket pekerjaan juga mencakup penataan saluran drainase di kedua sisi Jalan Rajasa.
“Kondisi jalan masih cukup baik. Sehingga, hanya direkomendasikan hanya satu lapis. Paket pekerjaan itu juga mencakup penataan drainase di kedua sisi jalan,” jelasnya.
Di sisi lain, Dandung memastikan proyek pembangunan jalan di kawasan depan Pasar Gadang tetap berjalan menggunakan anggaran daerah. Menurutnya, pekerjaan tidak akan dihentikan meski masih terdapat sejumlah kendala, termasuk penataan pedagang di sekitar lokasi.
“Kami minta pekerjaan jangan sampai berhenti. Titik-titik yang sudah memungkinkan tetap dikerjakan, supaya progres pembangunan terus berjalan,” pungkasnya. (bob)










Balas