Rumah Aesthetic Tapi Keramik Sudah “Ngangkat” Duluan, Apa yang Salah?

Ilustrasi pemasangan lantai keramik
Ilustrasi pemasangan lantai keramik

Lem keramik menjadi salah satu faktor penting yang sering terlupakan saat membangun rumah aesthetic. Alhasil, keramik pada rumah aesthetic yang baru saja dibangun, bisa cepat ngangkat.

Masalah ini biasanya tidak hanya disebabkan oleh keramik, tetapi juga persiapan permukaan, teknik pemasangan, dan pemilihan lem keramik yang kurang tepat.

Fenomena keramik ngangkat atau tile tenting cukup sering terjadi pada rumah modern. Kondisi ini ditandai dengan keramik yang terangkat dari permukaan lantai atau dinding, terkadang disertai suara “pop” dan retakan pada nat.

Penyebab Keramik Cepat Ngangkat

Penyebab keramik cepat ngangkat ini dapat berasal dari kombinasi faktor seperti permukaan dasar yang tidak stabil, penggunaan perekat yang tidak sesuai, hingga kurangnya ruang untuk pemuaian material. Berikut lengkapnya:

  • Permukaan Dasar Tidak Rata atau Kotor

Sebelum proses pemasangan keramik dilakukan, kondisi permukaan dasar harus benar-benar bersih dan rata. Debu, minyak, sisa material bangunan, atau permukaan yang bergelombang dapat mengurangi daya rekat antara keramik dan perekat.

Berbagai studi pemasangan keramik menunjukkan bahwa substrat yang tidak dipersiapkan dengan baik menjadi salah satu penyebab utama keramik kehilangan ikatan dan akhirnya terangkat.

Selain itu, kelembapan yang terjebak pada permukaan juga dapat mempercepat kerusakan daya rekat.

  • Pemilihan Lem Keramik Tidak Sesuai Area

Tidak semua area membutuhkan jenis perekat yang sama. Area kamar mandi, teras, balkon, maupun area yang sering terkena air membutuhkan spesifikasi perekat keramik yang berbeda dibanding area kering.

Penggunaan perekat yang tidak sesuai dapat menyebabkan daya ikat berkurang seiring waktu.

Bahkan pada beberapa kasus, keramik berukuran besar membutuhkan jenis tile adhesive dengan performa lebih tinggi agar mampu menahan beban dan pergerakan material.

  • Teknik Pemasangan Kurang Tepat

Kesalahan saat aplikasi perekat juga dapat memicu keramik ngangkat. Perekat yang tidak tersebar merata akan menciptakan rongga udara di bawah keramik.

Rongga tersebut dapat menyebabkan keramik terdengar kopong saat diketuk dan lebih mudah terlepas ketika menerima tekanan.

Para ahli pemasangan keramik menyebutkan bahwa aplikasi perekat yang tidak merata merupakan salah satu penyebab umum kegagalan pemasangan.

  • Celah Muai Tidak Diperhatikan

Keramik mengalami pemuaian dan penyusutan akibat perubahan suhu. Jika tidak tersedia ruang gerak yang cukup, tekanan akan terus menumpuk hingga akhirnya mendorong keramik terangkat dari permukaan.

Banyak kasus tile tenting terjadi karena tidak adanya expansion joint atau celah pergerakan yang memadai pada area pemasangan.

  • Keramik Menerima Tekanan atau Perubahan Suhu

Rumah modern dengan bukaan besar dan pencahayaan alami sering mengalami perubahan suhu yang cukup signifikan pada lantai. Paparan panas matahari secara terus-menerus dapat menyebabkan material memuai.

Ketika tekanan tersebut melebihi kekuatan ikatan perekat, keramik dapat mulai terangkat atau retak. Faktor ini menjadi salah satu penyebab yang cukup sering ditemukan pada area yang terpapar sinar matahari langsung.

Ilustrasi pemasangan lantai keramik
Ilustrasi pemasangan lantai keramik

Cara Mencegah Keramik Ngangkat

Ada beberapa cara untuk mencegah keramik yang ngangkat ini, antara lain:

  • Pastikan Permukaan Bersih dan Rata

Persiapan permukaan merupakan langkah pertama yang tidak boleh diabaikan. Pastikan area pemasangan bebas dari debu, kotoran, minyak, maupun retakan yang dapat mengganggu daya rekat.

Permukaan yang rata juga membantu distribusi perekat menjadi lebih merata sehingga ikatan antara keramik dan substrat menjadi lebih optimal.

  • Gunakan Lem Keramik Sesuai Jenis Keramik

Pemilihan lem keramik harus disesuaikan dengan ukuran, jenis, dan lokasi pemasangan keramik. Keramik berukuran besar umumnya membutuhkan perekat dengan daya lekat lebih tinggi dibanding keramik standar.

Selain itu, area basah seperti kamar mandi atau kolam renang memerlukan produk yang memang dirancang untuk kondisi tersebut agar performanya tetap optimal dalam jangka panjang.

  • Terapkan Teknik Pemasangan yang Benar

Pastikan perekat diaplikasikan secara merata menggunakan alat yang sesuai. Untuk keramik berukuran besar, metode back buttering sering direkomendasikan guna meningkatkan cakupan perekat pada bagian belakang keramik.

Teknik pemasangan yang tepat membantu meminimalkan rongga udara dan meningkatkan kekuatan ikatan secara keseluruhan.

  • Perhatikan Nat dan Celah Pergerakan

Nat tidak hanya berfungsi untuk mempercantik tampilan lantai. Keberadaan nat dan celah pergerakan membantu mengakomodasi perubahan dimensi akibat suhu dan kelembapan.

Karena itu, jangan memasang keramik terlalu rapat tanpa mempertimbangkan ruang ekspansi yang memadai. Banyak kasus keramik ngangkat justru berawal dari pengabaian detail kecil ini.

  • Gunakan Produk Sika untuk Pemasangan Keramik yang Lebih Kuat

Selain teknik pemasangan yang tepat, kualitas lem keramik juga berperan besar dalam menentukan ketahanan hasil akhir. Penggunaan produk dengan daya rekat tinggi membantu mengurangi risiko keramik terlepas atau ngangkat di kemudian hari.

Ini Dia Rahasia Keramik Tidak Ngangkat

Keramik yang ngangkat pada rumah modern umumnya disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor. Misalnya permukaan dasar yang kurang baik, pemilihan perekat yang tidak sesuai, teknik pemasangan yang kurang tepat, hingga tidak adanya ruang ekspansi untuk pergerakan material.

Karena itu, keberhasilan pemasangan keramik tidak hanya bergantung pada kualitas keramik, tetapi juga pada persiapan permukaan dan pemilihan lem keramik yang tepat.

Dengan metode aplikasi yang benar dan penggunaan produk berkualitas, risiko keramik ngangkat dapat diminimalkan secara signifikan.

Untuk membantu menghasilkan pemasangan yang lebih kuat dan tahan lama, Anda dapat menggunakan SikaCeram®-200 TA Tilefix, solusi tile adhesive premium dari Sika.

SikaCeram®-200 TA Tilefix merupakan perekat keramik premium dengan daya lekat sangat baik. Cocok untuk keramik ukuran besar, dapat digunakan pada area terendam air, mendukung aplikasi tile on tile.

Selain itu, produk ini juga mudah diaplikasikan karena hanya memerlukan penambahan air saat penggunaan.

Sebagai perusahaan yang telah berpengalaman selama 115 tahun, Sika telah terlibat dalam berbagai proyek besar dunia, termasuk Gardu Lepas Pantai di Jerman. Sika juga dikenal sebagai brand pertama yang mencetuskan semen waterproofing di Indonesia.

Dukungan inovasi dan pengalaman panjang tersebut, membuat penggunaan lem keramik berkualitas dari Sika menjadi pilihan tepat untuk rumah Anda. Maka dari itu, Anda bisa langsung melakukan pembelian melalui Official Shopee Sika. Untuk memahami produk dan aplikasi, Anda bisa mengunjungi situs Sika Indonesia.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com