Sidoarjo, Blok-a.com – Untuk mengembangkan ekosistem komunikasi digital di Kabupaten Sidoarjo, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sidoarjo, menggelar Gov x Creator Connect Vol. 2, Kamis (25/6/2026).
Sebuah forum strategis yang diselenggarakan di Hotel Lumonor Sidoarjo itu, mempertemukan pemerintah daerah dengan konten kreator lokal,untuk membangun kolaborasi dalam menyampaikan informasi pembangunan daerah secara lebih kreatif, humanis, dan modern. Sehingga diharapkan bisa menjadi ruang strategis bagi birokrasi pemerintah daerah dan para kreator konten, media, akademisi, serta pelaku usaha untuk memperkuat komunikasi publik dan mendorong transformasi digital daerah.
Dengan mengambil tema Navigating the Future of Digital Communication for Sidoarjo’s Growth, acara ini diikuti sebanyak 110 peserta. Mereka terdiri dari 46 pegiat media sosial, 64 admin media sosial organisasi perangkat daerah (OPD), serta perwakilan instansi vertikal dari Polresta Sidoarjo, Kodim 0816/Sidoarjo, PLN, dan Bank Jatim.
Bupati Sidoarjo,Subandi, menegaskan bahwa birokrasi di era digital dituntut bergerak cepat serta memanfaatkan teknologi secara optimal demi meningkatkan pelayanan masyarakat.
“Birokrasi Sidoarjo harus siap bergerak dan adaptif. Seluruh jajaran pemerintah harus aktif memanfaatkan ruang digital sebagai bagian dari pelayanan publik,” kata Bupati Subandi.
Menurutnya, keberhasilan komunikasi publik kini bertumpu pada kemampuan pemerintah membangun sinergi dengan elemen masyarakat, termasuk kreator konten.
“Oleh karena itu, Diskominfo Sidoarjo diminta menjadi motor penggerak transformasi dan memfasilitasi ide-ide kreatif. Agar informasi pembangunan dapat tersampaikan secara cepat dan akurat. Saat ini, setiap OPD telah memiliki dashboard digital internal sebagai peta jalan transformasi digital Pemkab Sidoarjo,” jelasnya.
Diharapkan pada tahun 2027 mendatang, seluruh aplikasi tersebut ditargetkan terintegrasi dalam satu dashboard pemerintahan terpadu. Melalui integrasi ini, pemantauan program seperti pendapatan daerah, perizinan, infrastruktur, hingga penanganan banjir dapat dilakukan secara real-time sebagai dasar pengambilan kebijakan.
“Untuk mendukung inovasi berbasis data tersebut, Pemkab Sidoarjo juga menggandeng Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya,” terang Subandi.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Sidoarjo Eri Sudewo menjelaskan, Gov x Creator Connect sengaja digelar di dalam daerah guna memberikan dampak langsung pada perputaran ekonomi lokal. Berbeda dengan tahun lalu yang diadakan di Kota Malang.
“Kami berharap kegiatan ini menyelaraskan persepsi antara komunikasi pemerintah dan harapan pegiat media sosial. Sehingga informasi pembangunan berdampak nyata,” ungkap Eri.
Dalam lokakarya ini, para peserta mendapatkan pembekalan strategi platform digital dan komunikasi publik dari Social Media Strategist Ditjen Pajak Kementerian Keuangan. Sedangkan mengenai storytelling dan strategi membangun keterikatan (engagement), diisi oleh kreator digital lokal dari sejumlah komunitas yang ada di Sidoarjo. (Fah)










Balas
Lihat komentar