Magetan, Blok-a.com — Sebanyak 551 siswa kelas XII SMK Yosonegoro Magetan resmi dilepas setelah dinyatakan lulus dalam prosesi yang digelar di halaman sekolah, Selasa (5/5/2026).
Ratusan lulusan tersebut berasal dari delapan program keahlian, yakni Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB), Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL), Teknik Audio Video (TAV), Teknik Pemesinan, Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), serta Kriya Kulit dan Imitasi.
Kepala SMK Yosonegoro, Muh Amin, dalam sambutannya menegaskan bahwa kelulusan ini merupakan titik awal bagi para siswa untuk menghadapi tantangan dunia luar yang semakin kompleks dan kompetitif.
“Tiga tahun yang telah kalian lalui bukan hanya proses pembelajaran, tetapi juga pembentukan karakter dan mental kerja. Hari ini kalian lulus, namun ke depan tantangan yang dihadapi akan jauh lebih besar,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa para lulusan kini tidak lagi berada dalam lingkungan sekolah yang penuh toleransi, melainkan akan dihadapkan pada dunia kerja yang menuntut kedisiplinan tinggi, tanggung jawab, serta profesionalitas.
“Jika selama ini masih ada yang kurang disiplin, mulai hari ini harus berubah. Dunia kerja tidak memberi ruang untuk itu. Kalian dituntut tepat waktu, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sesuai standar industri,” tegasnya.
Menurut Amin, keberhasilan meluluskan 551 siswa ini merupakan hasil sinergi antara sekolah, tenaga pendidik, dan dukungan orang tua. Ia juga mengingatkan bahwa para lulusan kini membawa nama baik almamater di tengah persaingan yang semakin ketat.
“Jaga nama baik sekolah. Tunjukkan bahwa lulusan SMK Yosonegoro memiliki kompetensi, integritas, dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia industri,” imbuhnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa lulusan SMK tidak cukup hanya mengandalkan keterampilan teknis, tetapi juga harus memiliki karakter kuat, etos kerja tinggi, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman.
Dengan jumlah lulusan yang mencapai 551 siswa, SMK Yosonegoro kembali menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan vokasi yang konsisten mencetak tenaga kerja siap pakai, khususnya di wilayah Kabupaten Magetan dan sekitarnya.
Pihak sekolah berharap para lulusan dapat segera terserap di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Dalam kesempatan yang sama, pihak sekolah juga menyampaikan informasi terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2026. Salah satu program unggulan yang kembali didorong adalah jurusan Kriya Kulit dan Imitasi.
Untuk menarik minat calon siswa, SMK Yosonegoro memberikan fasilitas pendidikan gratis bagi pendaftar di jurusan tersebut, berupa pembebasan biaya pendaftaran serta pemberian tujuh stel seragam sekolah selama tiga tahun masa studi.
“Kami mengajak masyarakat, khususnya siswa kelas IX, untuk memanfaatkan kesempatan ini dan bergabung bersama SMK Yosonegoro,” ujar Amin.
Menutup sambutannya, Amin menegaskan komitmen sekolah untuk terus menjaga kualitas pendidikan dan mencetak lulusan yang siap bersaing.
“Dengan pengalaman 35 tahun, kami akan terus berkomitmen mencetak lulusan yang disiplin, kompeten, dan siap kerja,” pungkasnya.
Dengan jumlah lulusan yang mencapai ratusan, SMK Yosonegoro kembali menegaskan perannya sebagai salah satu lembaga pendidikan vokasi yang konsisten mencetak tenaga kerja siap pakai di Kabupaten Magetan dan sekitarnya. (nan/ova)










Balas
Lihat komentar