Mobil Pajero Terguling di Tol Jombang–Mojokerto Saat Hujan, Ini Penyebabnya

Teks: Mobil Mitsubishi Pajero yang terguling usai mengalami aquaplaning di tol JoMo.(dokumen PJR Polda Jatim)
Teks: Mobil Mitsubishi Pajero yang terguling usai mengalami aquaplaning di tol JoMo.(dokumen PJR Polda Jatim)

Jombang, blok-a.com – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Tol Jombang–Mojokerto (JoMo), tepatnya di KM 679 jalur A, Rabu (4/2/2026) sore. Sebuah mobil Mitsubishi Pajero dilaporkan terguling setelah diduga mengalami aquaplaning saat kondisi jalan diguyur hujan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.50 WIB. Kendaraan Mitsubishi Pajero bernomor polisi L 1009 AD diketahui melaju dari arah Madiun menuju Surabaya dengan kecepatan sedang.

Panit PJR 3 Polda Jawa Timur, Ipda Ridho Pramana, menjelaskan bahwa setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tiba-tiba kehilangan kendali.

“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, kendaraan diduga mengalami aquaplaning akibat kondisi jalan basah saat hujan, sehingga oleng ke kiri, menabrak guardrail, lalu terguling melintang di lajur lambat,” ujar Ipda Ridho Pramana saat dikonfirmasi, Rabu (4/2/2026).

Mobil tersebut dikemudikan oleh Akbar Aziz (42), warga Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. Saat kejadian, kendaraan juga membawa satu penumpang bernama Masyon Efendi (25), warga Gedangan, Kabupaten Sidoarjo. Keduanya dipastikan dalam kondisi selamat dan tidak mengalami luka.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Pengemudi dan penumpang dalam keadaan sehat,” tambah Ipda Ridho.

Akibat kecelakaan tersebut, kendaraan mengalami kerusakan material yang ditaksir mencapai sekitar Rp20 juta, sementara kerusakan pada sarana tol masih dalam proses perhitungan oleh pihak pengelola.

Petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Jatim bersama pengelola Tol JoMo segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan. Sejumlah tindakan dilakukan, mulai dari pengaturan arus lalu lintas, tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP), pendokumentasian TKP, hingga pengumpulan keterangan saksi.

“Kami juga langsung mengevakuasi kendaraan ke Pos PJR KM 684 untuk mencegah gangguan arus lalu lintas. Selama penanganan, arus lalu lintas terpantau tetap lancar,” jelas Ipda Ridho.

Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan tol untuk lebih berhati-hati, terutama saat hujan, dengan menjaga kecepatan dan jarak aman guna mengantisipasi risiko aquaplaning.

“Pengendara diimbau mengurangi kecepatan saat hujan dan memastikan kondisi ban kendaraan layak, karena jalan basah sangat berisiko menyebabkan kendaraan kehilangan traksi,” pungkasnya.(sya/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com