Kota Malang, blok-a.com – Geger video cekcok dengan tetangga yang sempat viral di media sosial berbuntut panjang bagi Muhammad Imam Muslimin, dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Malang. Pria yang akrab disapa MIM itu resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pengajar di program Pascasarjana.
“Saya sudah mengajukan surat pengunduran diri. Suratnya ada dan bisa dilihat,” kata Imam Muslimin.
Imam selama ini mengajar di Program Studi Filsafat Tasawuf. Namun, setelah kasusnya ramai diperbincangkan publik, ia merasakan penolakan langsung dari mahasiswa.
“Kemarin saya masuk kelas, tapi tidak ada satu pun mahasiswa yang datang. Saya Whatsapp, tidak ada yang jawab. Daripada saya sakit hati, saya memilih mundur,” jelasnya.
Ia menegaskan, pengunduran diri ini bersifat permanen. Langkah tersebut ditempuh agar dirinya bisa fokus menyelesaikan persoalan pribadi tanpa terbebani kewajiban akademik.
“Saya menulis surat kepada atasan saya bahwa saya mundur sampai persoalan ini (dengan tetangga) selesai. Supaya kalau ada hal-hal yang diperlukan, saya tidak terikat jam ngajar lagi,” katanya.
Lebih jauh, Imam menyebut berbagi ilmu tetap bisa ia lakukan tanpa harus terikat status sebagai dosen.
“Ngajar dan berbagi ilmu itu tidak harus jadi dosen,” ujarnya.
Sebagai catatan, nama Imam Muslimin mulai ramai dibicarakan publik setelah sebuah video memperlihatkan dirinya terlibat adu mulut dengan tetangganya. Bahkan, beredar pula video lain yang menuding dirinya menyerbu usaha tetangga dengan melibatkan mahasiswa UIN Malang. (yog)










Balas
Lihat komentar