Kota Malang, blok-a.com – DPRD Kota Malang memberikan catatan penting terkait program pembagian seragam sekolah gratis dari Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menegaskan distribusi seragam harus benar-benar tepat sasaran dengan berbasis pendataan yang akurat.
Amithya mengapresiasi program unggulan tersebut, namun ia mengungkapkan masih ada keluhan dari masyarakat soal distribusi seragam.
“Jadi catatan kami, ketika pembagian seragam gratis kemarin, akan lebih baik jika distribusinya didasarkan pendataan yang akurat,” ujarnya, Selasa (9/9/2025).
Menurutnya, meski program ini ditujukan bagi siswa baru sekolah negeri, faktanya tidak semua siswa berasal dari keluarga kurang mampu.
“Ini yang kami evaluasi. Setiap kebijakan tentu perlu evaluasi, jadi apa yang sudah dilakukan pemerintah pasti butuh masukan,” jelasnya.
Mia, sapaan akrabnya menilai program seragam gratis sangat bermanfaat, namun penerapannya harus lebih selektif agar benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan.
“Jadi kami harap segala macam kebijakan yang dibuat itu benar-benar berdasarkan pendataan yang akurat,” tegasnya.
Ia menyarankan Pemkot memanfaatkan aplikasi Pendataan Kesejahteraan Sosial Kota Malang (PDKT SAM) yang selama ini digunakan perangkat daerah. Dengan begitu, potensi salah sasaran bisa diminimalisir.
“Sehingga tidak ada lagi keluhan masyarakat, kok ada yang nggak dapat seragam gratis dan lain sebagainya,” pungkasnya.
Sebagai informasi, program seragam gratis ini adalah program yang dijanjikan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat kampanye Pilkada 2024 lalu.
Program ini terealisasikan di tahun ajaran baru tahun 2025 ini. Seluruh siswa yang baru memasuki SD dan SMP mendapat seragam gratis berupa kain. (yog)









Balas
Lihat komentar