Khofifah Ajak Warga Kibarkan Merah Putih, Bukan Bendera One Piece 

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa ajak warga kibarkan bendera merah putih (blok-a.com / Yogga Ardiawan)
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa ajak warga kibarkan bendera merah putih. (blok-a.com/Yogga Ardiawan)

Kota Malang, blok-a.com – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh masyarakat untuk membangkitkan kembali semangat nasionalisme di bulan kemerdekaan.

Ia menegaskan agar masyarakat mengibarkan bendera Merah Putih, bukan bendera lain, termasuk bendera bajak laut fiksi One Piece yang sempat ramai di media sosial.

“Membangkitkan dan memanggil kembali semangat nasionalisme adalah kebutuhan kita semua. Tidak hanya anak-anak, tapi semua usia. Saya mengajak, One Piece di bulan kemerdekaan ini jangan dikibarkan. Apalagi dipersandingkan dengan Merah Putih,” kata Khofifah di Kota Malang, Sabtu (9/8/2025).

Khofifah mengingatkan, bendera yang dikibarkan di bulan Agustus sebaiknya hanya Merah Putih, kecuali bendera organisasi masyarakat yang memang memiliki perizinan resmi.

“Mari bersama-sama menguatkan nasionalisme kemerdekaan di bulan Agustus ini, dan bendera yang kita kibarkan Merah Putih. Kecuali bendera ormas,” ujarnya.

Selain menyinggung soal bendera, Khofifah juga menyoroti masalah kesehatan mental yang kini menjadi tantangan serius, termasuk kasus gangguan psikologis akibat judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol).

Ia mengaku kaget setelah mendapat laporan bahwa tempat tidur di rumah sakit jiwa penuh oleh korban kedua masalah tersebut.

“Kita nggak tahu tingkat gangguan psikologis seseorang, kan nggak semua berkesempatan untuk ngecek. Tapi bahwa ada yang sudah tampak, kemudian kita harus cari solusi bersama,” jelasnya.

Menurut Khofifah, Pemprov Jatim memiliki rumah sakit jiwa (RSJ) dengan layanan kesehatan umum, fasilitas modern, dan bangunan yang representatif. Ia mengimbau warga yang membutuhkan agar tidak ragu mengakses layanan tersebut.

“Saya kaget saat dapat info bed penuh untuk korban judol dan pinjol. Sudah harus dibangun kewaspadaan dan kehati-hatian bersama dalam manajemen keuangan. Jangan tidak berpikir dampak apa yang dilakukan di hari itu,” tegasnya. (yog/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com