Bapenda Kabupaten Blitar Gandeng Desa untuk Pendataan Bangunan

Sekretaris Bapenda Kabupaten Blitar, Sisilia Dyah Kristiani menyerahkan peralatan Pendataan Bangunan kepada perangkat desa secara simbolis. (blok-a.com/Fajar)
Sekretaris Bapenda Kabupaten Blitar, Sisilia Dyah Kristiani menyerahkan peralatan Pendataan Bangunan kepada perangkat desa secara simbolis. (blok-a.com/Fajar)

Blitar, blok-a.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Blitar menginisiasi kerjasama dengan desa-desa dalam rangka pendataan bangunan.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menyadarkan masyarakat mengenai kewajiban pajak.

Hal ini disampaikan Sekretaris Bapenda Kabupaten Blitar, Sisilia Dyah Kristiani, dalam Bimtek Pendataan Bangunan Bersama Desa yang dilaksanakan di salah satu kafe di Blitar, Senin (14/7/2025).

“Pendataan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pajak dan penerapan prinsip keadilan dalam pengenaan pajak. Selain itu untuk memastikan data bangunan di desa-desa kami akurat dan terkini,” kata Sisilia Dyah Kristiani.

Sisilia menandaskan, pendataan bangunan ini sudah dimulai sejak tahun 2024, berdasarkan SK Bupati nomor B/180.05/174/409.1.2/KPTS tentang Tim Pendataan Bangunan.

“Maksud kegiatan ini adalah untuk meningkatkan PAD, dan tujuannya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat dan penerapan azas keadilan dalam pengenaan pajak, juga melaksanakan pemutakhiran data base PBB-P2,” tandas Sisilia.

Adapun desa yang melaksanakan pendataan bangunan ini ada 11 desa dari 10 kecamatan di Kabupaten Blitar. Pada tahun sebelumnya, kegiatan serupa telah melibatkan 12 desa dari 11 kecamatan.

“Rencananya, pendataan ini akan dilakukan secara bertahap hingga semua desa di Kabupaten Blitar memiliki data bangunan yang mutakhir,” jelasnya.

Hasil dari pendataan ini akan menjadi acuan dalam penetapan pajak pada tahun 2026.

“Kami berharap, dengan pemutakhiran data bangunan, akan tercipta keadilan dalam penerapan PBB-P2 dan peningkatan PAD untuk pembangunan daerah,” ujarnya.

Sisilia menambahkan, nantinya hasil pembayaran pajak dari pendataan ini akan kembali ke desa dalam bentuk bagi hasil.

“Diharapkan dengan pemutakhiran data ini, desa dapat merasakan manfaat langsung dari pajak yang mereka bayar,” pungkasnya. (jar/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com