Blok-a.com – Fenomena sound horeg dengan truk bermuatan sound system besar makin menjamur di berbagai daerah. Meski bertujuan sebagai hiburan, kehadirannya kerap memicu insiden, bahkan menimbulkan korban jiwa.
Sebelumnya, kontroversi mencuat setelah Pondok Pesantren Besuk di Kabupaten Pasuruan secara resmi mengeluarkan fatwa haram terhadap penggunaan sound horeg.
Salah satu alasannya adalah tingkat kebisingan yang membahayakan pendengaran. Dalam beberapa kasus, suara yang dihasilkan mencapai 135 dB, jauh di atas batas aman pendengaran manusia yaitu 85 dB.
Fatwa ini mendapat dukungan dari MUI Jawa Timur, PCNU Pasuruan, hingga anggota DPR. Meskipun MUI Jatim belum menerbitkan fatwa resmi, tidak menutup kemungkinan langkah serupa akan diambil jika keresahan masyarakat terus meningkat.
Selain soal kebisingan, beberapa penyelenggaraan sound horeg juga menimbulkan insiden, mulai dari kaca rumah warga yang pecah hingga korban luka dan meninggal dunia.
Dirangkum Blok-a.com, Jumat (11/7/2025), berikut ini adalah deretan insiden kecelakaan yang melibatkan sound horeg.
Pemuda Pasuruan Tewas Usai Jatuh dari Truk Sound Horeg
Salah satu insiden tragis yang melibatkan sound horeg terjadi di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Seorang pemuda berinisial S (21), warga Desa Semedusari, Kecamatan Lekok, meninggal dunia setelah terjatuh dari atas tumpukan sound system yang diangkut menggunakan truk.
Peristiwa itu terjadi pada 17 April 2024 lalu. Saat itu, S bersama tujuh temannya menaiki tumpukan peralatan sound yang dibawa oleh truk. Mereka sedang dalam perjalanan mengangkut sound horeg dari Balai Desa Semedusari menuju Pantai Pasir Panjang di Desa Wates, lokasi acara hiburan yang akan digelar.
Namun nahas, saat hampir tiba di Desa Wates, S terpeleset dan jatuh dari atas tumpukan sound system. Bagian kepalanya terbentur keras ke aspal hingga mengalami pendarahan hebat. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawanya tidak tertolong.
Hasil pemeriksaan pihak kepolisian menyatakan tidak ada unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut. Keluarga korban pun menerima kejadian itu sebagai musibah dan telah membuat surat pernyataan untuk tidak melanjutkan perkara ke jalur hukum.
Kru Sound Horeg di Blora Jatuh dari Truk
Insiden serupa juga terjadi di Blora, Jawa Tengah. Seorang pemuda berinisial SJP (25), kru sound system, meninggal dunia setelah terjatuh dari truk saat melakukan persiapan menjelang acara karnaval. Peristiwa ini terjadi pada 24 Agustus 2024 di Desa Kedungwaru, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora.
Saat kejadian, SJP bersama dua rekannya tengah menaiki bak truk bermuatan sound horeg setinggi sekitar 2,5 meter. Ketika mencoba naik, kaki kanan korban terpeleset dari palang besi truk, hingga ia jatuh ke tanah dalam posisi tengkurap.
Dua rekannya segera menolong dan membawa korban ke Puskesmas Kunduran. Namun sayangnya, setibanya di puskesmas, korban telah dinyatakan meninggal dunia.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan. Kapolsek Kunduran, Kumaidi, menyatakan bahwa peristiwa ini murni kecelakaan akibat korban terpeleset saat naik ke bak truk.
Sound Horeg di Bondowoso Jatuh Menimpa 2 Penonton
Insiden nahas juga terjadi di Bondowoso, Jawa Timur, pada 18 Mei 2025, ketika tumpukan sound horeg jatuh dan menimpa dua penonton. Korban dalam peristiwa ini adalah NF (17) dan F (9), yang saat itu berada di sekitar lokasi arak-arakan.
Detik-detik kejadian terekam dalam video amatir warga dan sempat beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, tampak sebuah truk pengangkut sound horeg melintas diiringi arakan penonton.
Namun, karena tumpukan sound system yang cukup tinggi, bagian atasnya menabrak ranting pohon di pinggir jalan, hingga akhirnya jatuh dan menimpa dua korban yang berada di belakang truk.
Akibat insiden tersebut, salah satu korban mengalami luka ringan, sementara korban lainnya menderita luka cukup serius di bagian kepala dan menerima beberapa jahitan.
Diketahui, arak-arakan sound horeg itu merupakan bagian dari rangkaian acara imtihan atau perpisahan santri dan siswa yang digelar oleh masyarakat setempat. Namun sayangnya, kegiatan tersebut dilaksanakan tanpa koordinasi resmi dengan aparat keamanan.
Truk Sound Horeg di Pati Tersangkut Kabel Listrik
Insiden terbaru terjadi di Desa Wedusan, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, pada 18 Mei 2025. Sebuah truk pengangkut sound horeg menabrak kabel listrik saat melintas dalam sebuah arak-arakan, menyebabkan salah satu peserta terjatuh.
Peristiwa tersebut terekam dalam video amatir warga dan sempat viral di media sosial. Dalam video tampak truk pengangkut sound horeg melaju dengan puluhan peserta duduk di atas tumpukan sound system. Saat melintas, sejumlah peserta yang berada di atas tertabrak kabel listrik yang melintang di jalan.
Beberapa peserta sempat menghindar, namun salah satu dari mereka tidak sempat mengelak. Ia tersangkut dan sempat bergelantungan di kabel sebelum akhirnya jatuh ke tanah. Beruntung, korban hanya mengalami luka ringan.
Arak-arakan tersebut merupakan bagian dari karnaval sound horeg dalam rangka sedekah bumi Desa Wedusan. Acara ini turut diamankan oleh puluhan personel gabungan dari berbagai unsur. (hen)









