Banyuwangi, blok-a.com – Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Siti Mafrochatin Ni’mah mengungkapkan masih ada beberapa aset milik Pemkab Banyuwangi yang belum dimanfaatkan dan difungsikan secara optimal.
Aset-aset tersebut antara lain, Pasar Pariwisata Terpadu di Kelurahan Sobo, Terminal Wiraguna Kecamatan Genteng, Resi Gudang dan Eks Hotel Sahid Kecamatan Glagah.
Menurut Wakil Ketua DPRD Banyuwangi dari fraksi PKB tersebut, pasar pariwisata terpadu dan Terminal Wiraguna di kecamatan Genteng dibangun dengan anggaran yang cukup besar hingga proyek pembangunan selesai belum juga difungsikan.
“Bahkan, saat ini kondisi dinding bangunan sudah ada yang retak. Saya mendorong agar pemerintah daerah segera mengambil langkah strategi dan konkrit pemanfaatan aset tersebut. Sehingga dapat memberikan masukan pada penerimaan daerah,” tandasnya, Kamis (03/07/2025).
Hj. Ni’mah menambahkan, Terminal Wiroguno, dibangun sejak tahun 2004 melalui mekanisme tukar guling. Namun, hingga kini, bangunan tersebut juga belum berfungsi maksimal. Sehingga muncul asprasi dari masyarakat sekitar untuk dimanfaatkan sebagai pasar sayur dan buah.
“Ada aspirasi dari masyarakat sekitar, Terminal Wiraguna dimanfaatkan sebagai penampung pedagang sayur dan buah saat pasar Genteng I mengalami overload hingga mengakibatkan kemacetan jalan, selain itu juga menciptakan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang baru,” papar politisi PKB asal kecamatan Giri ini.
Sementara terkait nasib Eks Hotel Sahid Glagah, menurutnya turut memprihatinkan. Seringkali diberitakan tingginya okupansi hotel di Banyuwangi saat long weekend, namun justru unit usaha penginapan milik pemerintah malah tutup atau kurang diminati wisatawan.
“Bagaimana sebenarnya kesungguhan pemerintah daerah dalam mengelola investasi di bidang hospitality,” imbuh Hj. Ni’mah.
Pemanfaatan aset daerah secara optimal dapat menghasilkan pendapatan tambahan yang signifikan bagi daerah, mengurangi ketergantungan pada sumber pendapatan lain, dan mendukung pembiayaan pembangunan daerah.
“Dengan pemanfaatan aset daerah, biaya pemeliharaan dapat dialihkan kepada pihak ketiga, sehingga mengurangi beban APBD dalam hal pemeliharaan,” ujarnya.
Pendapatan yang dihasilkan dari pemanfaatan aset daerah dapat digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan daerah, seperti pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, lanjut Hj. Ni’mah, pemanfaatan aset daerah dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan menciptakan kegiatan ekonomi baru, menarik investasi, dan menciptakan lapangan kerja.
Sementara itu, Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, dalam keteranganya menyampaikan terkait dengan optimalisasi aset Terminal Wiroguno genteng, Terminal pariwisata terpadu Sobo dan eks Hotel Sahid Glagah.
“Saat ini pemerintah daerah sedang merumuskan langkah-langkah untuk memanfaatkan ketiga aset tersebut,” terangnya.(kur/lio)







