Blitar, blok-a.com – Sebuah balon udara jatuh di atap MAN Kota Blitar pada Minggu malam (8/6/2025). Beruntung insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa.
“Balon udara yang jatuh di atap sekolah berhasil ditangani dengan cepat oleh petugas kami,” kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si.
Kapolres Titus menyampaikan, balon tersebut ditemukan oleh Khoirur Rozikin, pengasuh Ponpes MAN.
“Saksi melihat balon udara terbang rendah dari arah tenggara, dan tiba-tiba jatuh di atap lantai dua sekolah. Setelah itu, ia memanggil staf dan security untuk menurunkannya,” jelasnya.
Titus menambahkan, selanjutnya kejadian ini dilaporkan ke Polsek Sukorejo.
“Kami mengamankan lokasi dan barang bukti, termasuk satu unit balon udara dan petasan yang ditemukan. Beruntung, petasan tersebut tidak meledak, sehingga tidak ada korban dalam insiden ini,” imbuhnya.
Insiden ini menarik perhatian masyarakat, terutama di kalangan siswa dan staf sekolah.
“Kami ingin memastikan bahwa sekolah dan lingkungan sekitar tetap aman. Oleh karena itu, kami akan terus meningkatkan pengawasan dan koordinasi dengan pihak terkait,” tegas Kapolres.
Barang bukti yang diamankan termasuk balon udara berbahan plastik dengan panjang tiga meter dan diameter satu meter, serta benda diduga mercon yang tidak aktif.
Semua barang bukti telah disimpan di Mako Polsek Sukorejo untuk penyelidikan lebih lanjut.
“Keamanan masyarakat adalah prioritas kami. Kami menghimbau agar semua pihak tetap waspada terhadap hal-hal yang bisa membahayakan,” pungkas Kapolres Titus Yudho Uly. (jar/lio)









