Malang,blok-a.com – Di tengah rimbunnya kawasan hutan Lintas Selatan Malang, berdiri sebuah masjid megah yang unik dan memikat mata karena ciri khas arsitekturnya bergaya arsitektur Tionghoa. Masjid Cheng Hoo Gua China, namanya.
Terletak di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga simbol keberagaman dan semangat gotong royong masyarakat sekitar.
Masjid ini resmi berdiri pada 13 Mei 2018 dan menjadi Masjid Cheng Hoo ke-11 yang diresmikan di Indonesia dari total 18 yang telah dibangun hingga saat itu. Lokasinya yang hanya berjarak sekitar 1,3 kilometer dari Pantai Goa China menjadikannya juga strategis sebagai destinasi wisata religi bagi para pengunjung yang melewati jalur lintas selatan Malang.
Dengan luas area sekitar 1.600 meter persegi dan kapasitas hingga 200 jemaah, masjid ini dibangun melalui perjuangan panjang, termasuk sempat manngkrak selama tiga tahun sebelum akhirnya rampung. Desainnya yang khas, dengan ornamen Tionghoa di bagian gerbang dan kaligrafi unik hasil sumbangan dari Konsulat Jenderal Tiongkok di Surabaya, menambah daya tarik tersendiri.
Tak sekadar menjadi rumah ibadah, Masjid Cheng Hoo Gua China juga difungsikan sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial. Di dalamnya aktif diadakan pengajian, kegiatan pendidikan, dan silaturahmi warga. Dukungan dari berbagai elemen masyarakat dan lembaga turut memperkuat keberlangsungan masjid ini sebagai ruang spiritual sekaligus sosial.
Keberadaannya menjadi bukti nyata kolaborasi antara masyarakat, tokoh agama, dan organisasi Islam Tionghoa seperti Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI) dan Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI). Bahkan bantuan rutin untuk operasional masjid terus diberikan, termasuk fasilitas untuk mendukung anak-anak dan jamaah yang berkunjung. (zul/bob)









