Banyuwangi, blok-a.com – Bulan Ramadan merupakan bulan penuh berkah bagi umat Muslim. Sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Ahmad, “Telah datang bulan Ramadan, bulan penuh berkah, maka Allah mewajibkan kalian untuk berpuasa pada bulan itu.”
Namun, bagi penderita diabetes mellitus, menjalankan ibadah puasa bisa menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam mengatur konsumsi obat agar kadar gula darah tetap stabil.
Kepala Farmasi RSUD Genteng, Apt. Ida Rosita Musyarofah NS, S.Si., M. Pharm. Sci, membagikan beberapa tips mengenai aturan minum obat diabetes oral bagi pasien yang ingin tetap berpuasa di bulan Ramadan.
Aturan Konsumsi Obat Diabetes Selama Puasa
- Metformin
- Jika dosis harian 3 kali sehari (500 mg per dosis), maka selama puasa dapat diubah menjadi:
2 tablet (1.000 mg) setelah berbuka dan 1 tablet (500 mg) saat sahur. - Jika dosis 2 kali sehari, minum 1 tablet (500 mg) saat berbuka dan 1 tablet (500 mg) saat sahur.
- Jika dosis 1 kali sehari, disarankan dikonsumsi saat berbuka.
- Jika dosis harian 3 kali sehari (500 mg per dosis), maka selama puasa dapat diubah menjadi:
- Sulfonilurea (Glibenclamide, Gliclazide, Glimepiride, Glipizide, Gliquidone)
- Biasanya diberikan dalam dosis 1 kali sehari.
- Sebaiknya dikonsumsi setelah berbuka karena efeknya cukup kuat dalam menurunkan gula darah.
- Jangan dikonsumsi saat sahur, karena dapat menyebabkan kadar gula turun drastis hingga sore hari, yang berisiko menghambat puasa.
- DPP-4 Inhibitor (Sitagliptin, Vildagliptin, Saxagliptin)
- Diminum 1 kali sehari, sering dikombinasikan dengan metformin.
- Tidak perlu ada perubahan jadwal konsumsi selama Ramadan, tetap dapat diminum saat berbuka.
- Inhibitor Alfa Glukosidase (Acarbose)
- Obat ini berfungsi menghambat penyerapan glukosa dari saluran pencernaan dan biasanya dikombinasikan dengan metformin.
- Harus dikonsumsi bersamaan dengan suapan pertama saat makan berbuka.
- Jika dosis harian 3 kali sehari, bisa diubah menjadi 2 tablet setelah berbuka dan 1 tablet saat sahur.
- Jika dosis 2 kali sehari, minum 1 tablet saat berbuka dan 1 tablet saat sahur.
- Jika dosis 1 kali sehari, sebaiknya dikonsumsi saat berbuka.
Ida Rosita Musyarofah menegaskan bahwa aturan minum obat ini bertujuan agar penderita diabetes tetap bisa menjalankan ibadah puasa dengan aman.
“Demikian informasi seputar cara penggunaan obat oral bagi penderita diabetes mellitus tipe 2 saat puasa. Semoga bermanfaat dan membantu kelancaran ibadah puasa,” tutupnya.(kur/lio)









