Kabupaten Malang, blok-a.com – Sebanyak 19 dari 31 korban yang terlibat kecelakaan bus Dinas Brimob di Tol Pandaan-Malang Km 72-73 kini tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Lawang Medika Kabupaten Malang, Sabtu (1/2/2025).
Kabid Pelayanan Medis Rumah Sakit Lawang Medika, Dr Muhammad Irsyad Nurrudin menerangkan, dari keseluruhan korban yang dirawat, 17 di antaranya mengalami luka sedang, satu korban luka ringan dan satu lagi mengalami luka berat.
“Secara keseluruhan korban masih aman, yang luka berat kemungkinan akan segera kita rujuk,” kata Irsyad kepada blok-a.com, Sabtu (1/2/2025).
Irsyad menambahkan, kebanyakan korban mengalami patah tulang, luka robek pada bagian kepala. Hal ini diduga disebabkan adanya benturan saat menabrak tiang.
“Kebanyakan diekstremitas itu patah tulang, di daerah kepala itu ada luka robek, untuk sampai retak atau patah tulang kepala tidak. Itu disebabkan ada benturan, istilahkan karena kecepatan terus akhirnya menabrak. Kalau kita lihat dari fotonya kan memang posisinya nabrak tiang,” imbuhnya.
Seluruh korban yang dirawat di RS Lawang Medika dilaporkan dari kalangan siswa atau pelajar.
“Yang di kami (RS Lawang Medika) semua siswa. Korban dewasa satu yang sudah dirujuk,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, sebuah bus Dinas Brimob mengalami kecelakaan tunggal di Tol Pandaan-Malang Km 72-73 wilayah Purwodadi, Sabtu (1/2/2025) sekitar pukul 11.38 WIB.
Bus tersebut mengangkut rombongan pelajar SMA 1 Porong Sidoarjo yang hendak melakukan sesi foto perpisahan sekolah di Lembah Tumpang, Kabupaten Malang. (ptu/lio)









