Pasuruan, Blok-a.com– Direktur Utama PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kota Pasuruan, Iswinarti Margiana, memberikan penjelasan resmi terkait penghentian sementara pembagian dividen.
Dia memastikan bahwa dividen akan tetap disalurkan setelah audit perbankan selesai pada 2025.
“Kami ingin memastikan pembagian dividen dilakukan secara benar dan sesuai ketentuan. Saat ini, kami menunggu hasil audit untuk menentukan kelayakan dan besaran dividen yang akan diberikan,” jelas Iswinarti.
Menurutnya, proses audit ini merupakan langkah penting guna menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan perusahaan.
Dia menambahkan meskipun pembagian dividen belum dapat dilakukan tahun ini, BPR Kota Pasuruan tetap berkomitmen untuk memberi kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di masa depan.
“Kesehatan keuangan perusahaan adalah prioritas utama kami. Dengan menjaga stabilitas ini, kami dapat memastikan bahwa dividen yang disalurkan memenuhi standar regulasi yang berlaku,” tambah Iswinarti.
Saat ini, BPR Kota Pasuruan juga fokus pada penguatan permodalan dan peningkatan kinerja operasional.
Langkah ini bertujuan agar perusahaan tidak hanya mampu memenuhi harapan terkait pembagian dividen di masa mendatang, tetapi juga memperluas layanan kepada masyarakat Pasuruan.
Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat memahami bahwa pembagian dividen masih memungkinkan, namun memerlukan proses yang sesuai dengan prosedur dan regulasi yang berlaku. (rah/gni)








