Bernyanyi dan Tertawa Bisa Turunkan Gula Darah, Ini Penjelasannya

Blok-a.com – Tertawa dan bernyanyi tak hanya membuat perasaan senang, tetapi juga memiliki manfaat besar bagi kesehatan tubuh, terutama dalam mengatur kadar gula darah.

Dokter Hans Tandra, dalam sebuah video yang diunggah di akun YouTube Good Talk TV, menjelaskan bahwa tertawa dan bernyanyi dapat membantu menurunkan gula darah, sekaligus memberikan manfaat positif bagi kesehatan secara keseluruhan.

Salah satu penyebab utama peningkatan kadar gula darah adalah stres. Ketika seseorang merasa marah atau sedih, tubuh merespons dengan meningkatkan produksi hormon stres, seperti kortisol dan adrenalin. Hormon-hormon ini dapat memicu lonjakan gula darah, yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

“Setiap kali kita marah atau sedih, kortisol naik, hormon adrenalin meningkat, dan itu menaikkan gula. Itu hormon-hormon yang lawannya insulin. Jadi, Anda kalau stres, marah-marah, atau sedang galau dan sedih, hormon-hormon tersebut memicu naiknya gula,” ungkap Dokter Hans.

Oleh karena itu, penting untuk membentuk perasaan positif, salah satunya dengan tertawa atau bernyanyi. Ketika tertawa atau bernyanyi, tubuh melepaskan hormon endorfin, yang dikenal sebagai hormon kebahagiaan. Endorfin ini memberi rasa senang dan nyaman, yang secara alami membantu menurunkan kadar adrenalin dan kortisol dalam tubuh, sehingga gula darah pun lebih terkontrol.

“Setiap orang yang ketawa atau nyanyi itu bukan hanya menyenangkan, tapi juga banyak manfaatnya. Begitu ketawa atau nyanyi, endorfin keluar, dan itu rasanya senang, jadi adrenalin turun, gula aman,” jelasnya.

Selain itu, tertawa terbahak-bahak atau bernyanyi sambil bergerak juga bisa dianggap sebagai olahraga ringan, karena membantu meningkatkan asupan oksigen ke tubuh, yang baik untuk jantung dan paru-paru.

“Jangan lupa, nyanyi dan ketawa itu juga olahraga. Tertawa terpingkal-pingkal atau terbahak-bahak, apalagi sambil nyanyi dan bergerak, itu sudah seperti olahraga. Waktu kita menyanyi, oksigen masuk, baik untuk jantung, baik untuk paru-paru, sehat kan? Dan bukan hanya itu saja, adrenalin turun, gula turun, tekanan darah turun, asam lambung turun, karena lagi happy dan tidak stres,” kata Dokter Hans

Lebih lanjut, Dokter Hans menjelaskan bahwa saat menyanyikan lagu, otak dilibatkan untuk mengingat lirik dan melodi. Dengan menghafalkan lagu, otak dilatih untuk tetap aktif dan tajam, yang dapat mencegah pikun serta mengurangi risiko penyakit seperti Alzheimer dan Parkinson.

“Jangan lupa, waktu Anda menyanyi, Anda juga menghafalkan lagu. Menghafalkan lagu itu melibatkan otak, dan itu sangat baik untuk mencegah pikun, Alzheimer, dan Parkinson,” pungkasnya. (hen)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com