Sidoarjo, Blok-a.com – Tak disangka, di sekitar area Lumpur Lapindo, Sidoarjo, terdapat tempat menarik bernama Embung Ketapang. Embung ini adalah cekungan atau wadah yang difungsikan untuk menampung air saat musim hujan.
Para pengunjung dari berbagai kalangan yang datang ke sini dapat menikmati jogging di pagi hari atau menghabiskan waktu untuk bercengkerama dengan teman, pasangan, atau bahkan keluarga, sambil menikmati suasana senja yang menawan.
Pada video yang diunggah oleh akun TikTok @edys.78, terlihat sejumlah tempat duduk telah disiapkan di tepi embung. Kehadiran bangku-bangku ini memberi kesan estetis, seolah-olah berada di sebuah taman yang asri.
Video yang dibagikan ulang oleh akun Explore Jawa Timuran ini juga berhasil menarik berbagai komentar dari para warganet.
“Gak bayangne panas ee (tidak bisa dibayangkan panasnya),” tulis @dardalmn
Memang kondisi tersebut bisa memengaruhi kenyamanan pengunjung, terutama saat datang di musim hujan atau pada siang hari di musim kemarau seperti sekarang.
“Baunya nyengat banget,” tulis @ayoe puspita
Karena lokasinya berdekatan dengan area Lumpur Lapindo, banyak orang yang mengira kemungkinan adanya aroma menyengat yang bisa tercium di sekitar embung tersebut.
“Masyarakat banyak yang sudah terpaksa berdamai dengan kehidupan dan bencana ini. Semoga Sidoarjo terutama kawasan Lapindo masyarakatnya hidup makmur dan sejahtera,” tulis @evinurvi
Ada juga komentar yang menarik perhatian karena mengingat kejadian bencana Lumpur Lapindo banyak masyarakat setempat kehilangan segalanya. Namun kini mereka harus berdamai dengan bencana ini.
Di balik tantangan yang ada, harapan untuk kehidupan yang lebih baik tetap tumbuh di tengah masyarakat Sidoarjo.
Komentar dari para warganet yang membahas tentang panasnya cuaca hingga aroma khas kawasan tersebut menambah warna dalam diskusi tentang Embung Ketapang.
Embung Ketapang menunjukkan sisi lain dari Sidoarjo yang tak banyak diketahui orang. Meski berdekatan dengan area Lumpur Lapindo, embung ini tetap memiliki daya tarik tersendiri.
Penulis: Nastiti Mutiara Lutfiah (Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura)









