Mahasiswa UB Bertanya, Wahyu Beberkan Cara Atasi Banjir Saat Pimpin Kota Malang

Mahasiswa UB Bertanya, Wahyu Beberkan Cara Atasi Banjir Saat Pimpin Kota Malang
Mahasiswa UB Bertanya, Wahyu Beberkan Cara Atasi Banjir Saat Pimpin Kota Malang

Kota Malang, blok-a.com – Calon Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengaku telah menuntaskan permasalahan banjir di Kota Malang saat menjabat sebagai Pj Wali Kota selama 10 bulan 17 hari.

Hal tersebut ia sampaikan saat menjawab pertanyaan dari peserta debat bersama para pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota Malang yang digelar oleh Universitas Brawijaya (UB), Kamis (31/10/2024).

Dalam acara tersebut, salah satu Mahasiswa bertanya bagaimana cara para paslon mengatasi permasalahan banjir yang semakin meningkat setiap tahunnya.

“Dibandingkan tahun 2019 yang mencapai 14 kasus banjir, ada peningkatan pada tahun 2023 yang mencapai 220 kasus banjir di Kota Malang,” tanya salah satu mahasiswa tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa permasalahan banjir tidak bisa diselesaikan secara sporadis. Sehingga membutuhkan waktu untuk mengatasi permasalahan tersebut.

“Banjir itu untuk menyelesaikannya tidak bisa dengan sporadis. Harus ada satu perencanaan untuk bisa menyelesaikan. Ada tahapannya,” kata Wahyu.

Dijelaskan Wahyu, saat menjabat sebagai Pj Wali Kota Malang, ia sudah merencanakan pembangunan masterplan drainase untuk mengatasi permasalahan tersebut. Sehingga pada tahun 2024 ini, permasalahan banjir di Kota Malang bisa sedikit teratasi.

“Saya masuk di akhir 2023, langsung buat masterplan drainase. Dan hasilnya bisa dicek datanya pada 2024 ada berapa kasus banjir dibandingkan pada tahun 2023,” jelas Wahyu.

Wahyu berjanji jika terpilih menjadi pemimpin di Kota Malang, pada tahun 2028 nantinya Kota Malang akan bebas dari banjir. Ia yakin, dengan keahliannya sebagai ahli planologi akan mampu mengatasi permasalahan banjir yang menjadi keluhan dari masyarakat Kota Malang.

“Kota Malang ini termasuk daerah dataran tinggi, tetapi masih ada Kota Batu yang berada di atasnya. Apalagi, ada aliran sungai Brantas yang melewati Kota Malang. Sehingga saya sudah menyiapkan masterplan drainase. 2028 Kota Malang bebas banjir,” tandas Wahyu disambut tepuk tangan meriah dari para peserta.

Diberitakan sebelumnya, Universitas Brawijaya (UB) Kota Malang menggelar ajang debat bagi para pasangan calon (paslon) Wali Kota Malang yang akan berkompetisi dalam Pemilihan Walikota Malang 2024 mendatang.

Turut hadir dalam gelaran debat tersebut Calon Wali Kota Malang nomor urut 2, Heri Cahyono yang juga tanpa didampingi Wakilnya, Ganisa Rumpoko. Dan paslon Mochamad Anton – Dimyati Ayatullah yang merupakan paslon nomor urut 3 dalam kontestasi Pilwali Kota Malang. (mg1/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com