Paslon Bambang-Bayu Komitmen Berantas Mafia Pupuk di Blitar

FOTO : Calon Wali Kota Blitar Bambang Rianto sambang warga Kelurahan Ngadirejo Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar. (Foto : blok-a.com/Fajar)
FOTO : Calon Wali Kota Blitar Bambang Rianto sambang warga Kelurahan Ngadirejo Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar. (Foto : blok-a.com/Fajar)

Blitar, blok-a.com – Untuk menyerap aspirasi warga dan memperkenalkan diri, Paslon nomor urut 1, Bambang Rianto – Bayu Setyo Kuncoro Pilkada Kota Blitar terus melakukan pendekatan kepada masyarakat melalui kegiatan “Sapa Warga”.

Kali ini ada dua tempat kegiatan “Sapa Warga”, yakni di Kelurahan Ngadirejo Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar yang dihadiri calon Wali Kota Blitar Bambang Rianto, dan di Kelurahan Plosokerep Kecamatan Sananwetan yang dihadiri calon Wakil Wali Kota Blitar Bayu Setyo Kuncoro.

Di depan ratusan warga Kelurahan Ngadirejo, calon Wali Kota Blitar, Bambang Rianto memaparkan program – program yang diusung pasangan Bambang – Bayu diantaranya, program rastrada, program satu rumah satu sarjana, tablet sak kuotane, sekolah gratis, seragam gratis, satu kelurahan satu ambulans, bedah rumah, insentif untuk ketua RT/RW, guru ngaji, guru sekolah minggu, juru kunci, insentif kader posyandu, dan LPMK.

Selain itu Bambang Rianto juga menegaskan, bahwa pihaknya akan tetap melanjutkan program-program pemerintah yang bagus sebelumnya dan memperbaiki program yang kurang. Seperti halnya program RT keren, tetap akan dilanjutkan.

Yang tak kalah penting lanjut calon Wali Kota Blitar nomor urut 1, pasangan Bambang – Bayu mempunyai program yang dinamakan “Lapor Pak Be”. Program tersebut untuk menampung semua keluhan masyarakat Kota Blitar. Program ini akan memastikan bahwa keluhan warga bisa langsung ditangani.

Perwakilan kelompok tani Sidomulyo Ngadirejo, Hendik menyampaikan kebutuhan para petani di tengah musim kemarau panjang.

“Di musim kemarau panjang seperti ini, kami butuh bantuan untuk pasokan air di sawah kami, Pak. Mohon nantinya jika pak Bambang dan pak Bayu terpilih, dapat membantu kami para kelompok tani di Ngadirejo,” jelas Hendik, Sabtu (19/10/2024) malam.

Hendik menambahkan, kelompok tani Sidomulyo Blitar juga telah mulai memproduksi pupuk organik secara mandiri.

“Kami sudah mulai menggarap pupuk organik sendiri, dan kemarin berhasil menghasilkan 105 ton pupuk yang kami gunakan sendiri. Kami berharap nantinya pak Bambang dan pak Bayu bisa memberikan dukungan lebih agar kami bisa memproduksi pupuk lebih banyak lagi,” imbuhnya.

Dalam menanggapi permintaan kelompok tani tersebut, calon Wali Kota Blitar Bambang Rianto menyatakan komitmennya untuk berkolaborasi dengan DPRD Kota Blitar serta dinas terkait guna merealisasikan bantuan kepada petani.

Bahkan Bambang Rianto juga memberikan silusi yakni pembangunan dan perbaikan saluran irigasi serta penyediaan rumah pompa untuk membantu mengatasi masalah air di musim kemarau.

“Kita akan menggunakan APBD untuk kepentingan rakyat, salah satunya pembangunan irigasi dan rumah pompa untuk membantu teman-teman petani di kala kemarau seperti ini,” jelas Bambang.

Selain itu Bambang Rianto juga berkomitmen untuk membantu meningkatkan produksi pupuk organik dan memberantas praktik-praktik ilegal yang merugikan petani di Blitar

“Bersama pemerintah pusat, kita di daerah juga akan membantu memberantas mafia pupuk. Selain itu, kita akan mengalokasikan anggaran untuk mendukung produksi pupuk organik secara mandiri agar petani bisa swadaya,” pungkas pasangan calon Wali Kota Blitar nomor urut 1. (jar/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com