Melihat Keseruan Lomba Para Penyandang Disabilitas di Malang

Peserta lomba agustusan di Yayasan Kartika Mutiara, Kabupaten Malang (blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Momen Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 juga turut dirayakan oleh para penyandang disabilitas di Kabupaten Malang, pada Rabu (21/8/2024).

Puluhan peserta nampak antusias mengukuti perlombaan yang sengaja didesain berbeda, yakni untuk dapat melatih motorik dan konsentrasi.

Setidaknya, ada 80 penyandang disabilitas yang turut bergabung dalam lomba khas agustusan tersebut merupakan anggota dari Yayasan Kartika Mutiara, Koramil Pakisaji, Kabupaten Malang.

Babinsa Kebonagung Koramil Pakisaji, Serda Arif Muhammad mengatakan, kegiatan lomba Agustusan yang diikuti oleh puluhan penyandang disabilitas ini digelar sebagai bentuk wadah para penyandang untuk turut memeriahkan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-79.

Peserta lomba agustusan di Yayasan Kartika Mutiara, Kabupaten Malang (blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)
Peserta lomba agustusan di Yayasan Kartika Mutiara, Kabupaten Malang (blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)

“Sebelumnya kami memang memiliki yayasan bernama Kartika Muntiara. Event ini diadakan untuk memperingati 17 Agustus yang bertujuan membangkitkan semangat nasionalisme para penyandang,” kata Arif sapaan akrabnya saat ditemui, Rabu (21/8/2024).

Ada berbagai lomba yang dihadirkan dalam event agustusan kali ini, diantaranya yakni lomba memindahkan kelereng, memindahkan bendera, meniup gelas, balap karung, menempel kertas, memasukan benang, lomba sterika dan masih banyak lainnya.

“Lomba tersebut kami sesuaikan dengan kemampuan masing-masing peserta, juga kami sesuaikan dengan kegiatan mingguan kami yakni membisakan berlatih saraf motorik dan konsentrasi,” jelasnya.

Event ini juga diharapkan mampu menjadi wadah bagi penyandang disabilitas, sebab menurutnya kesempatan bagi penyandang untuk mengikuti lomba sesuai dengan kemampuannya sangat minum ada di lingkungan tempat tinggalnya.

“Semangat mereka (penyandang) luar biasa. Mereka senang ada event seperti ini, karena tidak dipungkiri lomba agustusan untuk penyandang disabilitas jarang ditemui di tempat tinggalnya,” kata Arif.

Terpisah, salah satu peserta lomba, Lina mengaku senang telah menjadi bagian dari peserta lomba setrika. Sebab, setrika merupakan pekerjaan rumah yang paling ia gembari sejauh ini.

“Senang bisa ikut lomba setrika, saya memang suka membantu ibu setrika di rumah,” kata Linda kepada Blok-a.com.

Wanita berusia 25 tahun ini mengatakan, bahwa ini merupakan pengalaman menariknya. Selain bisa mendapatkan hadiah usai memenangkan lomba, ia juga mengaku senang dapat merayakan hari kemerdekaan bersama teman-temannya.

“Kalau lomba sering ikut, senang soalnya bisa bermain juga sama teman teman,” pungkasnya. (ptu/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com