Pengunjung Patuh Protokol Kesehatan, Wisata Bromo Tambah Kuota Wisatawan hingga 1000 Orang per Hari

Suasana Gunung Bromo
Suasana Gunung Bromo pada hari pertama dibuka 2020 akhir lalu - Foto: Maftuh Amien

KABUPATEN MALANG – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) menambah kuota pengunjung menjadi 40 persen dari total pengunjung atau satu hari sekitar 1.265 pengunjung.

“Sebelumnya kan cuma 20 persen dari total atau sekitar 739 orang, kini kami tambah jadi 40 persen jadi 1.265 per hari,” tutur Kepala Sub Bagian Data Ebaluasi Pelaporan dan Humas TNBTS, Syarif Hidayat, Sabtu (12/9).

Dia menjelaskan, penambahan kuota itu karena hasil monitoring dan evaluasi (monev) reaktivasi Gunung Bromo hari ini. Hasilnya adalah selama dua minggu buka, pengunjung Bromo dinilai menaati protokol kesehatan. Contohnya pengunjung disiplin menjaga jarak dan mengenakan masker.

“Jadi selama ini kondusif. Hampir semua pengunjung selama dua minggu menaati protokol kesehatan. Maka dari itu kesepakatan monevnya ditambah 40 persen,” kata ia.

Penambahan kuota 40 persen itu, kata Syarif, akan dimulai pada Senin (14/9) besok. “Dan tiket masuknya tetap menggunakan sistem online. Jadi booking dulu secara online,” kata ia.

Selain penambahan kuota pengunjung, lanjut Syarif, ada pula pembatasan umur pengunjung. Hanya pengunjung yang berumur di atas 10 tahun dan di bawah 60 tahun.

“Karena rentan kan anak-anak dan lansia. Makanya kami batasi juga untuk pengunjung berdasarkan umurnya,” tutupnya.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com